Suara.com - Anak-anak zaman sekarang sangat suka main slime. Mainan yang terbuat dari tepung, lotion, air, dan pewarna ini memang menyenangkan, kenyal dan elastis saat dipegang dan dimainkan.
Meski tampaknya tidak berbahaya, slime rupanya punya risiko juga buat si kecil. Dan salah satu risikonya terjadi pada Zoe, putri Artika Sari Devi, yang merupakan salah satu penggemar mainan slime.
Ya, baru-baru ini, Zoe mengalami kejadian tidak menyenangkan saat bermain slime. Slime yang dimainkannya menempel di rambut Zoe, sehingga menyebabkan rambutnya kusut dan rusak. Rasanya hampir mustahil untuk mengurai rambut kusut yang menempel di slime.
Bagi beberapa orangtua, cara termudah untuk mengatasi hal ini adalah dengan menggunting rambut anak. Memotong bagian yang kusut dan menempel di slime, kemudian membuangnya. Selesai sudah, masalah pun terpecahkan.
Tapi, tidak dengan Artika Sari Devi. Ia tidak panik dan gegabah. Dengan tenang, ia mencari cara untuk mengurai rambut putrinya yang kusut.
Melalui Instagram Story, Artika membagikan rahasia mengatasi rambut kusut akibat menempel di slime tanpa digunting.
"Es batu solusinya," tulis Artika.
Ibu yang satu ini mengurai rambut Zoe yang kusut dengan es batu agar tidak menempel dengan slime dan akhirnya menjadi mudah dipisahkan.
"Mama nggak usah panik ya, tenang aja".
Baca Juga: Hindari Risiko Bahaya, Pastikan Mainan Anak Miliki Logo SNI
"Rambut anak ibu kena slime? Jangan buru-buru ambil gunting. Ambil napas, atur, coba digosok-gosok pakai es batu. Slime akan segera mencair dan rambut dengan gampang dipisahkan dari slime..walau pun sebelumnya mereka lengket kaya pasangan baru jadian. Coba liat foto di samping, berhasil," tulis Artika.
Nah, jadi kalau rambut anak Anda kena slime, solusi sudah tahu, kan? Gosok saja pakai es batu.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga