Suara.com - Sembelit merupakan salah satu gangguan pencernaan yang biasa dialami ketika berpuasa, mengingat berkurangnya cairan yang masuk ke dalam tubuh.
Mengalami sembelit ketika berpuasa memang tidak mengenakkan, terlebih dengan perasaan kembung.
Faktanya, sebanyak 27% orang dewasa mengalami kondisi sembelit ini. Semakin bertambah usia atau semakin tidak aktif secara fisik, semakin besar kemungkinan seseorang mengalami sembelit.
Beberapa makanan dapat membantu meringankan atau mengurangi risiko sembelit. Sementara yang lain dapat memperburuknya, seperti 5 daftar makanan di bawah ini yang dilansir dari Healthline.
1. Pisang mentah
Sementara pisang matang dapat membantu mencegah sembelit, pisang mentah cenderung memiliki efek sebaliknya. Sebab pisang mentah mengandung lebih banyak pati resisten , suatu senyawa yang lebih sulit untuk dicerna tubuh.
Selama proses pematangan, pati resisten diubah menjadi gula alami, yang jauh lebih mudah dicerna.
Pisang mentah juga mengandung jumlah tanin yang lebih tinggi, suatu senyawa yang diperkirakan mengurangi kecepatan makanan melewati usus.
2. Makanan yang mengandung gluten
Baca Juga: 4 Tips Cegah Sembelit di Bulan Puasa, Catat Ya!
Gluten adalah protein yang ditemukan dalam biji-bijian seperti gandum, barley atau biji jali-jali, gandum hitam.
Beberapa orang mungkin mengalami sembelit ketika mereka makan makanan yang mengandung gluten. Ada juga orang tidak toleran terhadap gluten yang dikenal sebagai penyakit celiac.
Ketika seseorang dengan penyakit celiac mengkonsumsi gluten, sistem kekebalan tubuhnya menyerang usus mereka dan akan merusaknya.
Selain itu, penelitian menunjukkan bahwa banyak orang tanpa kondisi ini juga dapat mengalami sembelit setelah mengonsumsi gluten.
3. Biji olahan
Biji olahan dan produk-produknya, seperti roti putih, nasi putih dan pasta putih, lebih mungkin menyebabkan sembelit daripada biji itu sendiri.
Berita Terkait
-
Generasi Muda Makin Ramai Masuk Bisnis Waralaba, Mengapa Sektor F&B hingga Ritel Jadi Favorit?
-
Tumbang Lagi, Pelatih Korea Selatan Buka Suara soal Rumor Keracunan Makanan
-
Wisata Gastronomi Kian Dilirik, Dinilai Bisa Jadi Penggerak Ekosistem Kuliner Indonesia
-
7 Makanan untuk Mengatasi Jerawat, Konsumsi Rutin agar Wajah Kembali Sehat
-
Mati Lampu, Makanan Tahan Berapa Lama di Kulkas? Hindari 3 Kesalahan Ini agar Tetap Awet
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma
-
Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini
-
Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga
-
Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?