Suara.com - Kandungan bahan kimia yang terdapat dalam pasta gigi disebut-sebut dapat memicu osteoporosis pada kaum hawa. Sebuah studi terbaru ini mengklaim bahwa perempuan yang terpapar senyawa triclosan terlalu banyak, lebih tinggi risikonya mengidap kerapuhan tulang.
Temuan ini didapat setelah peneliti dari Sekolah Kedokteran Hangzhou di Cina, melakukan analisis terhadap 1800 perempuan dewasa di Amerika Serikat. Dilansir dari NY Post, hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan lanjut usia yang terpapar kadar triclosan cukup tinggi berisiko memiliki tulang yang lebih lemah.
Peneliti utama studi ini, Yingjun Li, mengatakan bahwa selain dalam pasta gigi, bahan kimia pengganggu hormon ini biasanya juga digunakan dalam barang-barang rumah tangga seperti sabun, obat kumur, dan pembersih tangan dengan sifat antibakterinya. Selain itu, elemen jejak triclosan juga dapat ditemukan di pakaian, peralatan dapur, kosmetik dan mainan yang memiliki sifat anti bakteri.
"Kami telah mendeteksi bahwa kadar triclosan tertinggi dalam urin dikaitkan dengan kepadatan mineral tulang yang lebih rendah pada tulang paha dan tulang belakang," imbuhnya.
Pada tahun 2016, Badan Pengawas Obat dan Makanan setempat melarang triclosan digunakan dalam sabun yang dijual bebas setelah tes pada hewan menemukan zat tersebut mengganggu hormon dan berkontribusi pada resistensi antibiotik.
Pada bulan April, FDA juga mengeluarkan peraturan yang melarang penggunaannya pada pembersih tangan di Amerika Serikat. Li mengatakan ini adalah studi pertama yang menyelidiki hubungan antara triclosan dan kesehatan tulang manusia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh