Suara.com - Panas dalam tingkat yang tinggi dapat merusak testis dan menurunkan kualitas sperma. Misalnya jika berendam di bak air panas atau memangku laptop dalam waktu cukup lama, tanpa bergerak sama sekali.
Dalam studi yang dipimpin oleh ahli urologi University of California, San Francisco, pada Februari 2007 menunjukkan, paparan mandi air panas dapat menyebabkan infertilitas pria, tetapi efeknya kadang-kadang dapat dibalikkan.
"Telah dipercaya selama beberapa dekade bahwa paparan air panas buruk bagi kesuburan, tetapi efek ini jarang didokumentasikan," kata Paul J. Turek, MD, profesor di Departemen UCSF Urologi dan direktur Pusat Kesehatan Reproduksi Pria UCSF yang memimpin penelitian ini.
Dalam sebuah studi yang dilakukan pada 1965, 20 pria terkena panas basah skrotik langsung selama 30 menit pada enam hari bergantian, menurut Universitas California San Francisco.
Temuan menunjukkan penurunan sementara dalam produksi sperma selama perawatan, tetapi sayangnya tidak ada rincian kualitas sperma sebelum dan sesudah penelitian.
Sebuah penelitian Swiss yang tidak dipublikasikan pada tahun 1940-an juga mengaitkan panas basah dengan infertilitas pria sementara.
Selain itu, melansir FCI Online, menemukan panas yang dihasilkan dari memangku laptop dapat memengaruhi motilitas sperma dan menyebabkan kerusakan DNA.
Emisi ponsel juga dapat menyebabkan kerusakan sperma, jadi simpan telepon di saku belakang dan letakkan kipas di bawah laptop Anda.
Baca Juga: Terima Kenyataan Ketidaksuburan Pasangan dengan Lakukan Hal Ini
Berita Terkait
-
5 Rekomendasi Parfum Pria Isi Ulang yang Wanginya Tahan Lama
-
Dua Pria Suka Sama Suka Digerebek Warga di Tambora, Polisi: Tak Ada Tarif, Bukan Prostitusi Online
-
5 Rekomendasi Parfum Pria Aroma Woody yang Tahan Lama untuk Aktivitas Harian
-
Raditya Dika dan Aldi Taher Bahas Skincare Pria, Tren Gentle Power Jadi Andalan Cowok Modern
-
5 Rekomendasi Parfum Pria Isi Ulang, Wangi Tahan Lama Seharian
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem