Mencoba untuk mengekspresikan hal ini membantu si kecil keluar dari perasaan kecewa dan gagal. Sekaligus, mengajarkan anak untuk tidak menyerah dan menemukan solusi jika mereka menghadapi tantangan yang sama.
3. Beri mereka penghargaan atas usahanya
Cara terbaik untuk meredam kekecewaan anak atas kegagalannya adalah mengakui apa yang telah mereka lakukan. Entah itu memberi pujian, hadiah, atau apa pun yang bisa menyenangkan hatinya.
Selain itu, jangan lupa untuk memberikan mereka dukungan dan kata-kata yang menunjukkan bahwa Anda bangga atas apa yang telah mereka usahakan.
Perlukah bantuan terapis untuk menghadapi hal ini?
Mengajari anak untuk menerima kekalahan memang bukan hal yang mudah. Apalagi pada anak dengan kondisi tertentu, misalnya gangguan kecemasan, penyakit bipolar, dan lain-lain.
Bila Anda kesulitan, jangan ragu untuk konsultasi dengan terapis atau dokter. Mereka akan membantu anak agar berhasil menghadapi kekecewaan dan kegagalan yang mereka temui.
Jadi sedari dini anak diajari berlapang dada, dan tidak bersedih berlebihan menerima kekalahan.
Baca Juga: Benjolan di Pita Suara Raffi Ahmad Terjadi Sejak 2 Tahun Lalu
Berita Terkait
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- Terpopuler: 7 HP Layar Super Amoled, Samsung Galaxy A07 5G Rilis di Indonesia
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Tantangan Pasien PJB: Ribuan Anak dari Luar Jawa Butuh Dukungan Lebih dari Sekadar Pengobatan
-
Gen Alpha Dijuluki Generasi Asbun, Dokter Ungkap Kaitannya dengan Gizi dan Mental Health
-
Indonesia Krisis Dokter Jantung Anak, Antrean Operasi Capai Lebih dari 4.000 Orang
-
Bandung Darurat Kualitas Udara dan Air! Ini Solusi Cerdas Jaga Kesehatan Keluarga di Rumah
-
Bahaya Pencemaran Sungai Cisadane, Peneliti BRIN Ungkap Risiko Kanker
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026