Suara.com - Pesinetron cantik Cut Meyriska dikabarkan telah membagikan seragam bridesmaid kepada para sahabatnya. Hal ini diketahui dari salah satu unggahan mereka di media sosial.
Cut Meyriska selama ini memang dikabarkan tengah dekat dengan Roger Danuarta. Desas desus mereka akan menikah pun sudah santer diberitakan. Meski begitu, keduanya belum pernah secara terbuka mengakuinya.
Belum diketahui kapan pernikahan mereka berdua akan digelar, tetapi ucapan selamat sudah mulai membanjiri kolom komentar di media sosial.
Namun, sebelum resmi menjadi seorang istri, sudah sepantasnya calon pengantin wanita mempersiapkan diri. Salah satunya tentu dari segi kesehatan.
Hal ini dapat memberi informasi pada pasangan tentang adanya kemungkinan penularan penyakit yang ditemukan. Di lain, juga menjadi opsi dan alternatif untuk membantu mereka merencanakan keluarga yang sehat.
Melansir Bride Story, pemeriksaan pranikah juga membantu pasangan tentang cara menjaga satu sama lain.
Misalnya, salah satu pasangan mempunyai masalah kolesterol atau tekanan darah tinggi. Pihak lain kemudian dapat belajar merencanakan diet sehat setelah pernikahan.
Pemeriksaan kesehatan pranikah ini sebenarnya dapat dilakukan kapan saja. Meski begitu, waktu yang tepat adalah enam bulan sebelum pernikahan.
Biasanya, pemeriksaan pranikah meliputi:
Baca Juga: Fix Sebentar Lagi Nikah! Cut Meyriska Bagikan Seragam Bridesmaid ke Sahabat
1. Tes darah rutin dan analisis hemoglobin. Tujuannya memeriksa apakah ada kelainan darah, misalnya sifat talasemia.
2. Tes golongan darah dan faktor Rhesus untuk mengetahui kemungkinan golongan darah bayi. Ini akan berguna untuk pertumbuhan janin nantinya.
3. Tes urin lengkap untuk memantau fungsi ginjal dan penyakit lain yang berhubungan dengan ginjal atau saluran kemih.
4. Tes gula darah dilakukan untuk memantau kemungkinan diabetes mellitus.
5. Tes TORCH dilakukan untuk mendeteksi infeksi yang disebabkan parasit Toxoplasma, virus Rubella, virus Cytomegalo (CMV), virus herpes yang dapat menyebabkan cacat pada janin dan bayi prematur.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional