- Timnas Indonesia akan melawan Timor Leste dalam Piala AFF 2026 di Stadion Chonburi, Thailand, pada 31 Juli 2026.
- Indonesia memiliki modal positif setelah menang telak atas Kamboja, sedangkan Timor Leste mengalami dua kekalahan beruntun.
- Timor Leste terpaksa menggunakan stadion di Thailand karena belum memiliki fasilitas yang memenuhi standar internasional.
Suara.com - Timnas Indonesia akan melanjutkan perjuangannya di Grup A Piala AFF 2026 dengan menghadapi Timor Leste.
Laga ini dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 31 Juli 2026 pukul 17.00 WIB di Stadion Chonburi, Thailand.
Timnas Indonesia datang dengan kepercayaan diri tinggi usai meraih kemenangan telak 5-1 atas Kamboja pada laga pembuka.
Penampilan dominan Mitchell Baker Cs membuka peluang besar bagi skuad Garuda untuk kembali meraih tiga poin, bahkan dengan skor meyakinkan.
Di sisi lain, Timor Leste tengah berada dalam tekanan setelah menelan dua kekalahan beruntun.
Timor Leste kalah 0-7 dari Vietnam dan kembali tumbang 0-2 saat menghadapi Singapura.
Meski berstatus tuan rumah, Timor Leste tidak bermain di negaranya sendiri.
Sesuai regulasi, mereka menggunakan Stadion Chonburi di Thailand karena belum memiliki venue berstandar internasional.
Situasi ini bukan hal baru bagi Timor Leste yang kerap bermain di negara netral.
Baca Juga: Jelang Lawan Vietnam, Media Tetangga Sindir Timnas Indonesia dengan Bendera Belanda dan Australia
Kondisi tersebut membuat mereka terbiasa tampil tanpa dukungan penuh publik sendiri.
Secara kualitas dan performa, Indonesia lebih diunggulkan dalam laga ini.
Selain tajam di lini depan, permainan kolektif Garuda juga menunjukkan perkembangan signifikan.
Pertandingan ini menjadi kesempatan emas bagi Indonesia untuk menambah poin sebelum menghadapi laga berat melawan Singapura dan Vietnam.
Konsistensi akan menjadi kunci untuk menjaga asa meraih gelar perdana di ajang AFF.
Jadwal Lengkap Timnas Indonesia vs Timor Leste Piala AFF 2026:
Jumat 31 Juli 2026 '
17:00 WIB
Stadion Chonburi
RCTI
Youtube Reza Arap
Berita Terkait
-
Jelang Lawan Vietnam, Media Tetangga Sindir Timnas Indonesia dengan Bendera Belanda dan Australia
-
Hasil Drawing FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia Hadapi Malaysia!
-
Bukan Sekadar Menang 5-1, Gaya Main Mitchell Baker Cs Bikin Indonesia Dijagokan Juara Piala AFF 2026
-
Timnas Indonesia vs Timor Leste, John Herdman: Lawan Dianggap Lemah Justru Paling Bahaya
-
Timnas Indonesia Bantai Kamboja di Piala AFF 2026, Kapten Persib Sampaikan Kritik
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Kapan Laga Lawan Timor Leste Dimulai?
-
Wujud Kasih Sayang yang Berbeda dari Dua Ayah di Agent Kim Reactivated
-
Jadwal Puasa Sunah Agustus 2026, Lengkap dengan Tanggal dan Bacaan Niatnya
-
Jateng Jadi Basis Pelanggan Terbesar Indosat, Trafik Data Naik 10,4 Persen
-
DFSK E5 Plus Resmi Meluncur di GIIAS 2026 dengan Harga Spesial Mulai Rp479 Juta
-
Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya
-
50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional