Suara.com - Makanan Sehat Juga Harus Enak, Ini Tips Membuatnya dari Ahli Gizi
Setiap manusia harus memenuhi kebutuhan hidupnya dalam menunjang kesehatan mereka, salah satunya dengan mengkonsumsi makanan yang merupakan kebutuhan pokok setiap manusia untuk pertumbuhan.
Makan tidak hanya memberi nutrisi bagi tubuh tetapi juga bagi pikiran, makanan yang dibuat untuk anggota keluarga dapat memperkaya kehidupan dan makan bersama keluarga di meja makan dapat mempererat ikatan antar keluarga, apalagi bila rasanya enak.
Rita Ramayulis, DCN. M.Kes., ahli gizi klinik, kebugaran, dan olah raga mengatakan, makanan yang sehat juga harus enak. Sesehat apa pun makanannya kalau tidak enak, orang tidak mau makan.
"Siapa yang mau makan makanan yang tidak enak? Di rumah sakit pun, makanan untuk pesien tetap harus enak, meski utamanya adalah sehat," ungkap Rita kepada Suara.com, belum lama ini di Jakarta.
Ia menambahkan, semua orang berharap bisa menikmati makanan enak, di samping itu harapannya adalah makanan yang dikonsumsi sehat. Maka yang perlu diperhatikan adalah komponennya.
"Untuk anak-anak dan dewasa ada perbedaan komponen yang perlu diperhatikan setiap makan. Boleh tidak makan nasi, tapi harus ada karbohidratnya. Kemudian didampingi dengan komponen nabati dan hewani. Kalau anak-anak, nabati dan hewani harus, tapi orang dewasa boleh pilih salah satu saja," sambungnya lagi.
Selanjutnya ialah sayur. Kalau tidak ada sayur, maka makanan yang dikonsumsi hanya akan menghasilkan karbon monoksida. Jangan lupa ditambah dengan buah-buahan sebagai pelengkap.
"Oleh sebab itu, untuk anak-anak yang tidak suka sayur, dan lebih suka makan pakai telur saja, maka sebaiknya masak dadar telur dicampur dengan potongan sayur, agar tidak hewani saja yang dimakan," tutupnya.
Baca Juga: Rutin Makan Setiap 15 Menit, Ahli Gizi: Bisa Bantu Wanita PCOS Hamil Alami
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?