Suara.com - Lemak perut membutuhkan waktu lebih dari dua minggu untuk hilang, terutama jika mempunyainya dalam jumlah banyak.
Lemak di bawah kulit bersifat subkutan, dan visceral, yang mengelilingi organ-organ internal.
Meskipun tidak ada yang bagus, lemak visceral sangat berbahaya karena mengeluarkan senyawa yang meningkatkan peradangan tubuh dan risiko penyakit.
Agar kedua lemak di perut hilang, Anda dapat melakukan cara biasanya seperti pengurangan kalori serta meningkatkan gerakan fisik.
Melansir Live Strong, jika ingin menghilangkan lemak perut, kurangi asupan kalori. Tingkat penurunan berat badan yang aman adalah 0,5 kilogram hingga satu kilogram per minggu.
Hal ini mengharuskan Anda mengonsumsi 500 hingga 1000 kalori lebih sedikit daripada yang biasa dikonsumsi setiap hari.
Seorang wanita harus makan setidaknya 1.200 kalori setiap hari dan seorang pria 1.800 kalori.
Padahal, makan lebih sedikit dalam upaya menurunkan berat badan lebih cepat akan memperlambat metabolisme dan menghemat nutrisi penting. Kehilangan berat badan juga tidak menjamin perut rata.
Dua minggu mungkin memberi Anda waktu untuk mendapatkan perut lebih rata, tetapi bukan berarti akan menjadi seperti model dengan tubuh ramping.
Baca Juga: Pamer Perut Rata, Penampilan Seksi Nia Ramadhani Dipuji Body Goals
Walau begitu bukan berarti Anda harus meninggalkan upaya makan makanan sehat dan lebih aktif bergerak.
Bersikaplah realistis dan bangga dengan apa yang dapat Anda capai dalam dua minggu sehingga Anda terus bekerja untuk jangka panjang.
Berita Terkait
-
Nestapa Minyak Jelantah Hitam Pekat demi Menyelamatkan Dompet yang Sekarat
-
Tak Perlu Terbang ke Malaysia, Cicipi Autentiknya Nasi Lemak hingga Char Kway Teow di Jakarta!
-
Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya
-
Cintai Tubuhmu: Mengapa Kesehatan Mental Jauh Lebih Penting daripada Angka di Timbangan
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh