Suara.com - Ayam masih menjadi unggas yang paling sering dikonsumsi masyarakat. Banyak yang suka mengolah daging ayam, baik jadi masakan rumahan maupun di tempat makan cepat saji.
Sayangnya, tidak sedikit orang yang masih mengolahnya secara kurang tepat.
Sama halnya dengan Denada. Awalnya ia pun belum tahu cara mengolah ayam, apalagi saat itu ia menyajikannya untuk putrinya yang sedang menjalani perawatan leukemia, Shakira Aurum.
Setelah melakukan pencarian tentang cara mengolah yang benar, ia memutuskan untuk tidak mencuci daging ayam mentah sebelum dimasak.
Ia pun menjelaskan hasil pencariannya itu melalui vlog yang diunggah di kanal YouTube miliknya pada 11 Agustus 2019 lalu.
"Dan ternyata dari yang aku baca, memang betul kebanyakan, ahli-ahli kesehatan mereka memberikan saran untuk tidak mencuci ayam mentah sebelum dimasak," jelas Denada.
Mantan istri Jerry Aurum itu melanjutkan, menurut para ahli, daging ayam mentah masih mengandung banyak bakteri yang tidak baik jika masuk ke tubuh manusia.
"Misalnya nih, bayangkan. Pada saat dia (daging ayam mentah) dicuci, nyucinya di sini kan (tempat cuci piring). Maka pada saat air terkena ayam, pastikan airnya menyiprat-nyiprat kan, ke mana-mana kan."
"Nah, cipratan air tersebut akan menyebabkan bakteri yang ada di ayam tersebut menjadi nyebar ke tempat cuci piring, juga ke tempat sekitarnya," jelas Denada sambil memperlihatkan dapur putihnya.
Baca Juga: Denada Sebut Shakira Aurum Alami Flu Sampai Berbulan-bulan
Ia kemudian menjelaskan, cara paling ampuh untuk mematikan bakteri pada daging ayam mentah adalah dengan memasaknya dalam suhu tinggi.
"Dan lagi, bakteri-bakteri di ayam tidak bisa mati dengan air. Satu-satunya jalan untuk mematikan bakteri-bakteri itu adalah suhu tinggi. Jadi, menurut mereka, yang harus kamu lakukan adalah buka ayamnya, langsung masak di suhu tinggi. Pastikan ayam itu mateng secara sempurna," lanjutnya lagi.
Penjelasan Denada ini rupanya didukung oleh keterangan cara mengolah ayam yang disarankan National Health Service (NHS) Inggris.
Menurut laporan NHS, mencuci ayam mentah sebelum dimasak dapat meningkatkan risiko keracunan makanan dari bakteri campylobacter.
Keracunan Campylobacter dapat menyebabkan sakit perut, diare parah, dan kadang-kadang muntah antara dua hingga lima hari.
NHS juga menyarankan untuk langsung mencuci peralatan memasak yang baru saja dipakai untuk mengolah daging ayam mentah.
Setelahnya, jangan lupa untuk mencuci tangan menggunakan sabun serta air hangat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?