Suara.com - Pusar merupakan salah satu bagian tubuh yang terkadang lupa kita bersihkan. Padahal bagian ini bisa menjadi sarang bakteri.
Menurut penelitian dari North Carolina State Univeristy, rata-rata pusar dipenuhi 67 jenis bakteri. Tidak heran jika pusar akan menjadi bau, bahkan terdapat kotoran di bagian tubuh ini.
Meski kita mandi dua kali hingga tiga kali sehari, ini tidak cukup. Pusar memerlukan perawatan sendiri.
Melansir Good House Keeping, jika Anda mempunyai pusar yang menjorok ke dalam, cara membersihkannya adalah dengan menggunakan cotton bud.
Cotton bud ini sebelumnya dicelupkan ke dalam air sabun hangat atau alkohol seminggu sekali.
Jangan lupa untuk keringkan setelahnya menggunakan handuk secara menyeluruh.
Sementara itu bagi Anda yang mempunyai pusar menonjol ke luar, gunakanlah waslap bersih. Celupkan ke dalam air sabun juga sebelumnya
Pastikan Anda melakukannya di setiap lipatan. Lakukan hal ini seminggu sekali.
Keringkan pusar menggunakan waslap lain. Pastikan untuk tidak meninggalkan sisa air atau masih lembap, ya!
Baca Juga: Perawatan Kuno Tali Pusar Bisa Mengancam Nyawa Bayi, Ini Kata Dokter
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia