Suara.com - Pusar merupakan salah satu bagian tubuh yang terkadang lupa kita bersihkan. Padahal bagian ini bisa menjadi sarang bakteri.
Menurut penelitian dari North Carolina State Univeristy, rata-rata pusar dipenuhi 67 jenis bakteri. Tidak heran jika pusar akan menjadi bau, bahkan terdapat kotoran di bagian tubuh ini.
Meski kita mandi dua kali hingga tiga kali sehari, ini tidak cukup. Pusar memerlukan perawatan sendiri.
Melansir Good House Keeping, jika Anda mempunyai pusar yang menjorok ke dalam, cara membersihkannya adalah dengan menggunakan cotton bud.
Cotton bud ini sebelumnya dicelupkan ke dalam air sabun hangat atau alkohol seminggu sekali.
Jangan lupa untuk keringkan setelahnya menggunakan handuk secara menyeluruh.
Sementara itu bagi Anda yang mempunyai pusar menonjol ke luar, gunakanlah waslap bersih. Celupkan ke dalam air sabun juga sebelumnya
Pastikan Anda melakukannya di setiap lipatan. Lakukan hal ini seminggu sekali.
Keringkan pusar menggunakan waslap lain. Pastikan untuk tidak meninggalkan sisa air atau masih lembap, ya!
Baca Juga: Perawatan Kuno Tali Pusar Bisa Mengancam Nyawa Bayi, Ini Kata Dokter
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
- Ini 4 Smartphone Paling Diburu di Awal Januari 2026
- 5 Sepatu Nike Diskon hingga 40% di Sneakers Dept, Kualitas Bagus Harga Miring
- 5 Tablet dengan SIM Card Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking Anti Ribet
- Beda dengan Inara Rusli, Wardatina Mawa Tolak Lepas Cadar Demi Uang
Pilihan
-
UMP Minim, Biaya Pendidikan Tinggi, Warga Jogja Hanya jadi Penonton Kemeriahan Pariwisata
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
Terkini
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli
-
Asam Urat Bisa Datang Diam-Diam, Ini Manfaat Susu Kambing Etawa untuk Pencegahan
-
Kesehatan Gigi Keluarga, Investasi Kecil dengan Dampak Besar