Suara.com - Seorang perempuan asal India, Raju Gurjar, melahirkan seorang bayi laki-laki dan bayi kembar siam perempuan dengan kondisi bertangan tiga dan berkaki empat pada Jumat (20/9/2019).
"Bayi laki-lakinya normal, tetapi bayi perempuannya lahir dalam kondisi kembar siam," kata Dr Rohitesh Meena, dokter bedah yang menangani perempuan 24 tahun itu.
Dokter mengatakan hal ini tidak terprediksi lantaran Raju dan suaminya, Badhulal Gurjar, tidak pernah memeriksakan kandungannya dengan ultrasonografi (USG).
"Mereka tertekan setelah kelahiran putrinya," lanjut Dr Meena, melansir The Sun.
Berkaca dari kasus ini, ibu hamil seharusnya tahu pentingnya pemeriksaan USG.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan bagi ibu hamil untuk melakukan pemeriksaan USG sebelum usia kandungan 24 minggu.
Tujuannya adalah untuk memperkirakan usia kehamilan, meningkatkan deteksi anomali janin dan kehamilan ganda (kembar), mengurangi induksi persalinan untuk kehamilan post-term, serta meningkatkan pengalaman kehamilan wanita.
Pemeriksaan USG juga tidak menyebabkan rasa sakit apapun.
Selama tes sonogram ini, dokter akan menggunakan transduser plastik untuk mengirimkan gelombang suara frekuensi tinggi melalui rahim.
Baca Juga: Netizen Peringatkan Shandy Aulia Karena USG Tiap Minggu, Bahayakah?
Gelombang suara akan mengirimkan sinyal kembali ke mesin yang mengubahnya menjadi gambar janin Anda.
Melansir Parents.com, pemeriksaan USG setiap trimester memiliki tujuan yang berbeda dan tergantung pada perkembangan janin.
Dr Meena menjelaskan, untuk menyelamatkan bayi kembar siam tersebut, timnya akan mengirim sang bayi ke Jaipur untuk menjalani operasi pengangkatan tambahan tangan dan kakinya itu.
Berita Terkait
-
Resmi Hamil! Amanda Manopo Bagikan Foto USG dan Momen Mesra dengan Suami
-
Sakit dan Trauma Akibat Infus Gagal? USG Jadi Solusi Aman Akses Pembuluh Darah!
-
Setahun usai Menikah, Susan Sameh Umumkan Kehamilan Pertama Lewat Foto USG
-
Kisah Kembar Siam Carmen dan Lupita, Ikhlaskan Salah Satunya Menikah
-
Lika-liku Kehidupan Kembar Siam dalam Buku One Karya Sarah Crossan
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?