Suara.com - Tanggal 10 Oktober diperingati sebagai Hari Kesehatan Jiwa Sedunia atau World Mental Health Day. Peringatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan kesehatan mental.
Seperti kesehatan fisik, kesehatan mental juga penting diperhatikan. Karena kesehatan mental akan memengaruhi suasana hati, kontrol emosi, hingga perilaku yang dalam kondisi parah akan merugikan dirinya sendiri serta orang lain.
Salah satu yang mendapat perhatian adalah kesehatan mental di tempat kerja. Tak dipungkiri, tekanan pekerjaan hingga lingkungan pekerjaan membuat orang rentan stres.
Jika tak ditangani dengan baik, hal ini tak hanya mengganggu kinerja, tetapi juga kondisi mental. Untuk itu, berikut beberapa cara untuk menjaga kesehatan mental di tempat kerja yang bisa Anda terapkan seperti dilansir dari mentalhealth.org.uk.
1. Bicarakan apa yang Anda rasakan
Membicarakan perasaan yang Anda alami saat ini bisa membantu Anda menjaga kesehatan mental dan menghadapi saat-saat sulit. Anda bisa berbicara dengan kolega atau manajer yang Anda percayai.
Namun, jika Anda merasa tidak bisa membicarakannya di tempat kerja, pastikan ada seseorang yang bisa Anda ajak diskusi, seperti teman, pasangan, atau keluarga.
Olahraga teratur dapat membantu Anda berkonsentrasi, tidur berkualitas, dan merasa lebih baik. Bukan berarti Anda harus berolahraga di gym. Para ahli mengatakan, orang harus berolahraga setidaknya lima hari seminggu.
Baca Juga: Bekerja Depan Komputer Bikin Mata Cepat Lelah, Ini 4 Tips Mengatasinya
Jika Anda bekerja di kantor, Anda bisa berjalan-jalan atau melakukan peregangan saat waktu makan siang. Anda juga bisa melakukan olahraga sebelum dan setelah bekerja.
3. Makan dengan baik
Apa yang kita makan bisa memengaruhi perasaan kita dalam jangka panjang. Mungkin sulit untuk mempertahankan pola makan sehat di tempat kerja. Namun, Anda bisa makan biasa dan ditambah konsumsi banyak air.
Cobalah untuk menjauh dari pekerjaan sejenak saat Anda makan. Sebaliknya Anda bisa makan bersama temen-teman kantor, saling berbagai makanan dan mencoba hal-hal baru.
Saat Anda sedang sibuk atau stres, cobalah untuk mengurangi asupan kafein. gantilah dengan buah atau camilan seperti kacang.
4. Jaga komunikasi
Berita Terkait
-
Tak Hanya Cantik, 5 Tanaman Ini Juga Bisa Bantu Redakan Stres Menurut Ahli
-
Baru Terungkap! Dilan Janiyar Curhat Didukunin Asisten Pribadi Lewat Ritual Kelapa Hijau
-
Pria Harus Tahu, Begini Cara Tepat Merawat Kulit Wajah Berjerawat karena Hormon Kortisol
-
Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?
-
Survei Global: Warga Amerika Serikat Khawatir dan Stres dengan Keputusan Donald Trump
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?
-
Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya
-
Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak
-
Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya