- Stres kerja yang berlangsung terus-menerus dapat berkembang menjadi burnout dan memengaruhi kesehatan serta produktivitas.
- Burnout umumnya diawali dengan kelelahan berkepanjangan, sulit berkonsentrasi, dan menurunnya semangat bekerja.
- Berikut beberapa cara sederhana untuk meredakan stres kerja agar tidak berujung burnout, dirangkum dari Mayo Clinic.
Suara.com - Stres kerja merupakan hal yang umum dialami oleh banyak orang, terutama ketika tuntutan pekerjaan semakin tinggi dan waktu istirahat terasa semakin terbatas.
Jika tidak dikelola dengan baik, stres yang berlangsung terus-menerus dapat berkembang menjadi burnout yang berdampak pada kesehatan fisik, mental, maupun produktivitas.
Burnout tidak terjadi secara tiba-tiba, melainkan biasanya diawali dengan rasa lelah berkepanjangan, sulit berkonsentrasi, hingga menurunnya semangat dalam bekerja.
Karena itu, mengenali tanda-tandanya sejak dini dan mengambil langkah sederhana untuk meredakan stres menjadi hal yang penting.
Kabar baiknya, mengurangi stres kerja tidak selalu membutuhkan perubahan besar. Beberapa cara sederhana dapat membantu meredakan stres agar tidak berujung burnout. Apa saja?
Berikut cara sederhana untuk meredakan stres kerja yang bisa dilakukan agar tidak berakhir burnout, merangkum dari laman Mayo Clinic.
1. Tarik Napas Dalam dan Lakukan Latihan Pernapasan Singkat
Saat mulai merasa stres, luangkan waktu 2-5 menit untuk menarik napas dalam secara perlahan.
Menurut Mayo Clinic, teknik pernapasan dan relaksasi dapat membantu menenangkan tubuh, mengurangi ketegangan, serta membuat pikiran lebih fokus sebelum kembali bekerja.
2. Berdiri dari Kursi dan Bergerak Sejenak
Baca Juga: Spiritual Burnout: Saat Semangat Ibadah Meredup di Ujung Ramadan
Duduk terlalu lama dapat membuat tubuh terasa pegal sekaligus meningkatkan rasa lelah saat bekerja. Berjalan kaki sebentar, melakukan peregangan ringan, atau bergerak selama beberapa menit dapat membantu menyegarkan pikiran, meningkatkan energi, dan mengurangi stres.
3. Beri Jeda dari Layar dan Fokus pada Satu Pekerjaan
Sesekali alihkan pandangan dari layar komputer dan hindari mengerjakan banyak tugas sekaligus dalam waktu bersamaan.
Beristirahat sejenak dari notifikasi, email, maupun media sosial dapat membantu mengurangi kelelahan mental dan membuat konsentrasi kembali optimal.
4. Tetapkan Batasan dan Jangan Ragu Menolak Tugas Tambahan
Jika beban kerja sudah penuh, tidak ada salahnya mengatakan "tidak" atau meminta penyesuaian prioritas kepada atasan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang
-
Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu
-
Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat
-
Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini
-
Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding
-
Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah
-
PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana