Suara.com - Berbagai Kondisi Kelainan Mata pada Pasien Graves Oftalmopati.
Penyakit Graves adalah penyakit yang ditandai adanya hubungan antara pembesaran kelenjar tiroid (struma) difus, dengan rasa berdebar (palpitasi) dan penonjolan bola mata (eksoftalmus).
Sedangkan Oftamopati merupakan kelainan ekstratiroid pada penyakit Graves yang paling sering, mulai dari yang ringan (40-50 persen), hingga sedang berat (3-5 persen).
Prof. DR. dr. Imam Subekti, SpPD-KEMD., menjelaskan bahwa pasien penyakit Graves yang mengalami kelainan mata (oftalmopati) dalam berbagai bentuk dengan banyak keluhan.
"Seperti mata pedih, terasa ada pasir, nyeri belakang bola mata (retrobulbar), pandangan ganda (diplopia), sampai yang paling ekstrem yaitu kehilangan penglihatan," papar Prof. Imam saat ditemui Suara.com pada Senin (14/10/2019) di bilangan Jakarta Pusat.
Lebih detail ia menyampaikan, variasi manivestasi klinis pada mata pasien Graves Oftalmopati (OG) mengalami edema palpebra (pembengkakan pada kelopak mata) dan kemerahan konjungtiva ringan, proptosis kedua mata dengan retraksi kelopak mata inferior, proptosis kedua mata dengan kemosis konjungtiva berat pada mata kanan, dan proptosis kedua mata dengan retraksi kelopak mata superior dan inferior.
"Saat ini, terdapat 22 persen pasien Graves yang mempunyai kelainan mata dengan berbagai bentuk. Menifestasi mata biasanya bersamaan dengan keluhan tirotoksikosisnya (sebuah kondisi di mana kerja dari hormon tiroid berlebihan yang disebabkan oleh kadar hormon tiroid yang berlebih dalam tubuh), meskipun OG dapat mendahului setelah tirotoksikosis muncul beberapa bulan bahkan tahun," tukasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Bibir Sumbing pada Bayi: Penyebab, Waktu Operasi, dan Cara Perawatannya
-
5 Rekomendasi Susu Kambing Etawa untuk Jaga Kesehatan Tulang dan Peradangan pada Sendi
-
Mencetak Ahli Gizi Adaptif: Kunci Menghadapi Tantangan Malnutrisi di Era Digital
-
Tips Memilih Klinik Tulang Terpercaya untuk Terapi Skoliosis Non-Operasi
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital