Suara.com - Tidur siang menjadi kegiatan yang sebenarnya penting untuk dilakukan. Kegiatan ini memberi kita dorongan energi yang memungkinkan kita untuk melanjutkan hari dengan pikiran dan tubuh yang segar, terutama ketika dilakukan antara jam 1 siang dan 4 sore.
Namun, alasan tidur siang bisa membuat perbedaan. Ilmu pengetahuan menunjukkan kepada kita hubungan antara berbagai jenis tidur siang dan efeknya. Yang mana jenis tidur siang Anda? Hal ini menunjukkan efek yang berbeda pada tubuh Anda. Berikut penjelasannya, seperti dilansir dari Bright Side.
Ada 3 jenis tidur siang tergantung dengan kebutuhan Anda.
1. Tidur siang yang direncanakan atau yang dipersiapkan
Ini adalah tidur siang sudah Anda rencanakan sebelum Anda benar-benar merasa lelah untuk menghemat energi. Jika Anda harus terjaga selama berjam-jam di malam hari, Anda bisa mendapat manfaat dari tidur siang di siang hari.
2. Tidur siang darurat
Ketika Anda merasakan dorongan untuk menutup mata, itu berarti Anda perlu tidur siang darurat. Tubuh Anda menunjukkan tanda-tanda kelelahan sehingga Anda harus menutup mata dan beristirahat. Misalnya, ketika Anda merasakannya datang saat mengemudi, Anda harus menepi di tempat yang aman dan tidur sebentar.
3. Tidur siang kebiasaan
Jenis tidur siang ini paling umum yang terjadi pada anak-anak karena diambil setiap hari pada waktu tertentu. Tetapi orang dewasa dapat mencobanya juga. Namun, begitu Anda terbiasa tidur siang secara rutin, tubuh Anda akan memerlukan tidur pada waktu yang telah ditentukan sehingga Anda harus melakukannya saat waktunya tiba.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh
-
Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya
-
Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat