Tanin adalah anti diare, sehingga salak dapat membantu mengatasi diare. Selain itu, salak juga bisa mengobati gangguan pencernaan lambung. Konsumsi salak bersama dengan epidermisnya dapat mencegah sembelit
3. Meningkatkan daya ingat
Kandungan kalium dan pektin tinggi dalam salak dapat membantu meningkatkan fungsi kognitif tubuh dan daya ingat.
4. Kontrol gula darah
Kulit buah salak bisa diolah menjadi teh untuk membantu meregenerasi sel di pankreas yang membantu mengendalikan diabetes. Selain itu, kandungan pterostilbene dalam salak juga merupakan agen penurun glukosa darah.
5. Menjaga kardiovaskular
Salak mengandung kalium yang baik untuk kesehatan jantung. Selain itu, jumlah antioksidan dan mineral yang tinggi dapat menjaga fungsi sistem kardiovaskular dengan baik.
6. Mengatasi rabun jauh
Kandungan vitamin A dalam buah salak juga sangat baik untuk mengatasi masalah mata, seperti rabun jauh. Hal itu karena vitamin A bisa meningkatkan ketajaman mata melihat terang dan gelap (rabun senja).
Baca Juga: Pamit karena Faktor Kesehatan, Raffi Ahmad Diminta Ingat Salat
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak
-
Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh
-
Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C
-
Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma
-
Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini
-
Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga
-
Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua