Suara.com - Selama ini, Anda pasti sudah mengetahui dampak mengonsumsi mi instan untuk kesehatan tubuh. Tetapi, masih banyak orang yang tak peduli dengan anggapan tersebut.
Alasan mereka mengonsumsi mi instan pun beraneka ragam. Seperti aromanya yang menggoda, tidak suka makan nasi hingga kurang paham dampak kesehatannya.
Seperti wanita yang dilansir dari The Healthy ini, ia mencoba menguji diri sendiri dengan mengonsumsi mi instan selama seminggu.
Selama sedikitnya 5 hari, ia ingin mengetahui reaksi tubuhnya setelah mengonsumsi mi instan. Terutama, ia ingin membuktikan kebenaran makan mi instan terlalu sering bisa menyebabkan kekurangan nutrisi.
1. Hari pertama
Pada hari pertama, ia masih belum merasakan efek apapun setelah makan mi instan seharian penuh. Ia hanya merasa lebih mudah lapar lalu memakannya lagi. Ia juga menambahkan potongan sayur ke dalam mi instan dan sempat mengukur berat badannya.
2. Hari kedua
Pada hari kedua, ia sudah mulai merasa bangun tidur dengan kondisi lesu dan lelah yang masih bisa terkendalikan. Ia pun kembali mengawali harinya dengan mengonsumsi mi instan.
Bahkan, ia juga mengonsumsi mi instan jenis lainnya pada siang dan malam hari. Setelah malam hari, ia mulai merasa tubuhnya lesu ketika berjalan ke kamar tidurnya.
Baca Juga: Beli Mi Instan Cup, Warganet Ini Kaget Cuma Temukan Garpu dan Bumbu
3. Hari ketiga
Pada hari ketiga, ia terbangun dengan indera pengecapan yang terasa asin akibat kebanyakan natrium. Tubuhnya juga terasa lebih lesu dan lamban ketika bangun tidur.
Saat itu ia sempat ingin mengonsumsi salad sayur segar. Tetapi, ia tetap melanjutkan ujiannya mengonsumsi mi instan selama seminggu. Akhirnya, ia mengonsumsi mis instan pagi, siang, dan malam hari.
Hari itu, ia melakukan aktivitas seperti biasa tetapi mulai merasakan mual. Namun, ia juga masih tetap nekat menjalankan ujiannya konsumsi makan mi instan.
4. Hari keempat
Pada hari keempat makan mi instan, ia mulai merasa kondisi tubuhnya sudah menurun. Ia merasa mual, tubuhnya sakit, pilek dan kehilangan nafsu makan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi