Suara.com - Yayasan Bill Gates Siap Investasi Rp 2 T untuk Subsidi Perawatan Terapi Gen
Yayasan Bill dan Melinda Gates atau Gates Foundation bekerjasama dengan Pemerintah memastikan akan bersama-sama menginvestasi 200 juta dolar AS atau sekira 2 T dalam empat tahun ke depan untuk membantu perawatan terapi gen yang terjangkau untuk penyakit sel sabit (SCD) dan HIV.
Mengutip VOAIndonesia, Presiden Donald Trump mengumumkan niatnya awal tahun ini, untuk mengakhiri epidemi HIV, yang menjangkiti banyak orang keturunan Afrika dan sebagai penyakit yang membutuhkan lebih banyak perhatian.
Terapi gen adalah bidang kedokteran yang relatif baru, dirancang untuk menggantikan gen yang rusak di dalam tubuh yang menyebabkan gangguan. Terapi gen berhasil mengobati kebutaan dan jenis leukemia tertentu. Tetapi perawatannya rumit dan mahal.
Direktur Institut Kesehatan Nasional AS atau NIH, Francis Collins mengatakan, oleh karena itu kerjasama akan difokuskan pada "akses, kemampuan memenuhi permintaan, dan terjangkau" untuk memastikan perawatan tersedia secara global.
NIH dan Gates Foundation bertujuan melakukan uji klinis di Amerika dan negara-negara di Afrika sub-Sahara, dalam tujuh hingga 10 tahun ke depan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Perilaku Audiens Berubah, Media Diminta Beradaptasi dengan AI dan Medsos
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
Terkini
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
-
Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital