Suara.com - Barbie Kumalasari baru saja melakukan perawatan sulam bibir dan alis di sebuah klinik kecantikan. Penampilan baru Barbie Kumalasari pun langsung menjadi sorotan publik.
Setelah sulam bibir, Barbie Kumalasari juga sempat membuat Instastory yang memperlihatkan kepuasannya terhadap prosedur kecantikan tersebut. Barbie Kumalasari merasa senang dengan hasil bibirnya setelah perawatan.
"Bibirku tambah seksi setelah disulam bibir," kata Barbie Kumalasari dalam Instagram Story.
Sulam bibir seperti Barbie Kumalasari memang sering menjadi pilihan para wanita agar memiliki bibir yang lebih merona dan seksi.
Sulam bibir termasuk perawatan kecantikan dengan memasukkan pigmen warna ke bibir bagian luar menggunakan jarum.
Namun, bagi Anda yang menginginkan sulam bibir, tampaknya perlu mengetahui beberapa fakta terkait. Hal itu seperti apa saja efek yang mungkin terjadi selama sulam bibir hingga seberapa lama warnanya akan bertahan.
Sebelum melakukan sulam bibir, dilansir dari hellosehat.com, bibir biasanya mendapatkan bius. Sedangkan untuk pemberian anestesi tergantung pada praktisi yang menangani.
Setelah itu, praktisi akan memasukkan jarum kecil berisi pigmen warna ke dalam bibir di beberapa titik berbeda. Biasanya prosedur sulam bibir bisa memakan waktu sekitar 2 sampai 3 jam.
Selesai prosedur, bibir akan ditutup dengan perban steril untuk mencegah infeksi. Bibir juga akan terlihat bengkak dan sakit setelah beberapa hari sulam bibir.
Baca Juga: Barbie Kumalasari Lakukan Sulam Bibir, Ini yang Akan Terjadi pada Bibirnya
Karena itu, pastikan Anda mengetahui lebih dulu bibir mana yang akan disulam sebelum prosedur. Anda juga perlu mengetahui bedanya suntikan di dalam dan luar bibir.
Selain itu, Anda juga disarankan menyikat gigi atau minum apapun kecuali air putih sebelum sulam bibir. Pastikan kondisi tubuh Anda sedang fit dan tidak sakit apapun.
Begitu pula setelah sulam bibir, Anda harus mematuhi perawatan yang disarankan oleh praktisi, terutama perawatan area bibir bagian luar agar lukanya tetap kering.
Sementara itu, sulam bibir bukanlah prosedur permanen. Warna yang disuntikkan perlahan akan memudar dan kulit bibir pun terus bergenerasi.
Biasanya warna bibir dalam juga lebih cepat memudar daripada bagian luar. Hal tersebut karena bibir bagian dalam lebih sering terkena air liur, makanan dan minuman yang rawan memudarkan warna.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh