Suara.com - Sejak dulu, banyak orang yang memanfaatkan air cucian beras untuk banyak hal. Mulai dari kecantikan kulit, perawatan rambut bahkan diminum.
Perlu dicatat, air cucian beras yang dimaksud kali ini adalah air matang yang digunakan untuk memasak nasi. Air tersebut sudah mendidih dan berubah warna menjadi putih susu dan bertekstur agak kental.
Selain yang disebutkan di awal, air cucian beras memiliki kegunaan lain yang mungkin belum kamu tahu. Dilansir dari NDTV, berikut kegunaan air cucian beras yang membawa manfaat.
1. Mengelola diare
Air beras adalah salah satu solusi rumahan terbaik untuk diare bagi orang dewasa dan bayi. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa air beras adalah obat yang sangat efektif untuk diare pada anak-anak karena mengurangi volume dan frekuensi tinja.
2. Mengatur suhu tubuh
Air beras adalah obat yang sangat efektif untuk mengatur suhu tubuh Anda. Saat musim panas, perlu untuk menjaga tubuh Anda tetap dingin setiap saat. Air beras bisa menjadi solusi Anda untuk hal yang sama. Ini bisa membantu Anda mengatasi panas.
3. Mencegah sembelit
Minum air beras adalah cara yang baik untuk melancarkan sistem pencernaan Anda. Nutrisinya sangat membantu dalam meredakan sembelit. Selain itu, Anda harus mengonsumsi makanan kaya serat. Keduanya akan menjaga sistem pencernaan Anda dalam keadaan baik.
4. Sumber energi
Beras mengandung karbohidrat tinggi, maka dari itu air cucian beras bertindak sebagai sumber energi yang baik. Dan bagian terbaiknya adalah tubuh Anda dengan mudah menyerap semua energi dari minuman ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
-
Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital