Suara.com - Olahraga menjadi bagian dari gaya hidup yang menyehatkan, baik secara fisik maupun mental. Tujuan dari olahraga adalah untuk membuat tubuh bugar dan menjaga sistem kekebalan tubuh.
Namun, bagi beberapa perempuan, tidak menyeimbangkan kebutuhan tubuh dan olahraga, mereka dapat menyebabkan konsekuensi besar.
Beberapa perempuan, yang berolahraga secara intens berisiko mengalami masalah yang disebut dengan female athlete triad (FAT).
Melansir Kids Health, FAT adalah kombinasi dari tiga kondisi, yaitu gangguan makan, amenore dan osteoporosis.
Seorang atlet wanita dapat mengalami satu, dua atau ketiga masalah tersebut.
1. Gangguan makan
Kebanyakan permepuan yang mengalami FAT akan mencoba menurunkan berat badan sebagai cara untuk meningkatkan kinerja atletik mereka.
Gangguan makan tersebut dapat berupa, dari tidak cukup makan kalori untuk memenuhi tuntutan energi hingga menghindari jenis makanan tertentu yang menurut perempuan tersebut buruk, misalnya makanan yang mengandung lemak.
Paling parah gangguan makan yang dapat mereka alami adalah anoreksia nervosa atau bulimia nervosa.
Baca Juga: Olahraga Memang Bagus, Tapi Jangan Sampai Kecanduan
2. Amenore
Berolahraga secara intens dan tidak makan cukup kalori dapat menyebabkan penurunan hormon yang membantu mengatur siklus menstruasi. Akibatnya, menstruasi menjadi tidak teratur atau berhenti sama sekali.
Namun hal ini juga dapat disebabkan oleh kondisi lain, misalnya masalah medis atau kehamilan.
3. Osteoporosis
Perempuan yang mengalami FAT memiliki kadar estrogen yang rendah. Tingkat estrogen yang rendah dan nutrisi buruk, terutama apabila asupan kalium rendah, dapat menyebabkan osteoporosis.
Kondisi ini dapat memengaruhi aspek kehidupan perempuan karena bisa saja menyebabkan patah tulang karena stres dan cedera lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum
-
Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?