Suara.com - Beberapa orang melakukan diet vegan karena berbagai alasan. Artis Herjunot Ali sendiri melakukan diet vegan untuk mengontrol emosinya.
"Lebih baik saya jadi vegan. Saya bilang (ke diri sendiri) coba benar nggak sih kalau makan tumbuhan jadi nggak sering marah," ujar Herjunot Ali, saat ditemui di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (18/12/2019).
Pada dasarnya, seseorang bisa memilih menjalani diet vegan karena berbagai alasan, termasuk masalah kesehatan, lingkungan atau kepercayan agama. Namun apapun alasannya, seseorang harus melakukan pertimbangan beberapa hal sebelum menjalani diet vegan.
Contohnya, Anda harus mengetahui makanan apa aja yang harus dikonsumsi dan dihindari dalam diet vegan. Hal ini untuk memastikan bahwa Anda tetap mendapatkan gizi yang cukup.
Adapun beberapa jenis diet vegetarian seperti yang dilansir dari Medical News Today, termasuk vegetarian dasar, vegetarian parsial, fleksibilitas dan vegan.
Penelitian telah menunjukkan bahwa seseorang dapat memperoleh manfaat berikut dari makan diet vegetarian, yaitu:
- Penurunan kadar kolesterol
- Menurunkan tekanan darah
- Berat badan sedang
- Mengurangi risiko penyakit jantung
- Mengurangi risiko diabetes tipe 2
- Mengurangi risiko mengembangkan kanker tertentu
Meski begitu, diet vegetarian juga memiliki risiko kesehatan, sebab pola makan vegetarian tidak mengandung produk hewani yang kaya protein dan lemak.
Selain itu, walaupun pola makan nabati biasanya kaya akan makanan rendah kalori, seperti sayuran dan buah-buahan, Anda masih memiliki kemungkinan mengalami kenaikan berat badan.
Penting bagi Anda yang menjalani diet vegetarian untuk memastikan bahwa Anda selalu makan berbagai macam buah-buahan, sayuran, lemak sehat dan biji-bijian utuh.
Baca Juga: Jangan Konsumsi 6 Makanan dan Minuman Ini saat Sakit Kepala, Cek Alasannya!
Karena, hanya konsumsi makanan vegetarian dapat membuat Anda berisiko tidak mendapatkan cukup nutrisi tertentu, termasuk protein, asam lemak omega-3 dan vitamin B-12.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel
-
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
-
Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan AS-Israel, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB
-
'Labbaik Ya Hussein', TV Iran Siarkan Lagu Perang, Siap Balas Serangan AS dan Israel
-
Trump Ancam Hancurkan Industri Rudal dan Angkatan Laut Iran
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia