Suara.com - Dear Bunda, Ini 5 Manfaat Memiliki Kedekatan Emosional dengan Anak
Kedekatan emosional antara ibu dan anak bukan sekadar tanggung jawab. Psikolog mengatakan ada 5 manfaat yang bisa didapat anak dengan memiliki kedekatan emosional bersama ibunya.
Firesta Farizal, M.Psi mengatakan ibu adalah pengauh utama anak. Sehingga, apa yang dilakukan ibu memengaruhi bagaimana anak belajar mengembangkan hubungan yang sehat dan positif dengan lingkungannya.
Anak yang memiliki kedekatan emosional dengan ibunya diketahui lebih mandiri dan lebih mudah bersosialisasi.
"Hal-hal yang dilakukan Bunda bersama si Kecil memiliki dampak besar bagi si Kecil untuk dapat meraih 5 potensi prestasinya kelak, yaitu berpikir kreatif, bantu tumbuh kembang, supel, percaya diri, dan mandiri. Untuk itu, penting bagi Bunda untuk mendampingi si Kecil dalam beraktivitas, bereksplorasi, membimbing dalam belajar, memberikan stimulasi, serta menyediakan nutrisi yang seimbang," ungkap Firesta, dalam siaran pers yang diterima Suara.com.
Dalam mengkampanyekan ajakan untuk menghargai peran Bunda yang telah membesarkan buah hati mereka sebagai Generasi Maju, SGM Eksplor melakukan rangkaian program komunikasi antara lain dalam bentuk iklan TV, video dan konten edukasi di saluran digital yang menghadirkan cerita inspiratif Bunda dan anak Generasi Maju serta tips pragmatis yang bisa dilakukan Bunda di rumah bersama si Kecil.
Astrid Prasetyo Marketing Manager SGM Eksplor 1Plus menyatakan SGM Eksplor selama lebih dari 60 tahun telah mendukung pemenuhan nutrisi anak Indonesia untuk menjadi Anak Generasi Maju. Dalam menyambut Hari Ibu, mereka ingin memberikan apresiasi spesial kepada para Bunda karena dukungan mereka dalam membimbing, mendampingi, dan menyediakan nutrisi untuk si Kecil jadi Generasi Maju.
"Melalui berbagai inisiatif ini kami berharap akan semakin banyak masyarakat yang mengapresiasi peran penting Bunda dalam mencipakan Generasi Maju. Lebih dari itu kami berharap para Bunda menjadi terinspirasi untuk memberikan dukungan terbaik baik kemajuan si Kecil termasuk melalui dukungan nutrisi yang lengkap dan stimulasi yang tepat sejak dini," tutup Astrid.
Baca Juga: Laktasi Ibu Menyusui Masih Rendah, Mungkinkah Cuti Melahirkan 6 Bulan?
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?