Suara.com - Baim Wong dan Paula Verhoeven yang baru saja dikaruniai anak pertama mulai belajar memandikan bayi. Paula pun meminta Baim Wong ikut belajar memandikan bayinya dengan dipandu perawat rumah sakit.
Saat itu, mereka juga sempat kebingungan mengenai aturan mandi untuk bayi baru lahir, seperti waktu yang tepat dan berapa kali mandi dalam sehari.
"Mandinya jam berapa, sih? Setiap hari jam 6 pagi?" tanya Baim Wong pada Paula dalam channel Youtubenya.
"Mandi sehari sekali atau dua kali?" tanya Baim lagi pada perawatan rumah sakit.
"Kalau mandi sehari sekali aja, kalau sore ganti baju," jawab perawat rumah sakit.
Pada dasarnya, dilansir dari raisingchildren.net.au, memandikan bayi yang baru lahir pastinya berbeda dengan anak balita.
Bayi yang baru lahir sebenarnya sudah cukup mandi 2-3 kali seminggu. Namun, tak ada salahnya jika Anda ingin memandikan bayi setiap hari.
Anda hanya diperbolehkan memandikan bayi baru lahir sehari sekali. Mandi lebih dari itu atau misalnya 2 kali sehari justru bisa membuat kulit bayi kering. Khusus bayi yang memiliki kulit kering dan sensitif, disarankan mandi cukup 5-10 menit.
Selain itu dilansir dari hellosehat.com, terlalu sering memandikan bayi bisa membuat kulitnya iritasi. Bayi yang mandi dua kali atau lebih dalam sehari akan lebih mudah mengalami permasalahan kulit.
Baca Juga: Baim Wong Latihan Mandikan Bayinya, Ikuti Langkah-Langkah yang Benar Ini
Namun, hal ini disesuaikan kembali pada kondisi bayi masing-masing. Satu hal yang paling penting, pastikan kondisi tubuh bayi selalu bersih dan rutin mengganti popoknya.
Sedangkan terkait waktu terbaik untuk bayi baru lahir mandi juga tidak ada yang paten. Anda boleh memandikan bayi sepanjang hari, asalkan tidak mengganggu waktu tidur dan makannya.
Biasanya, waktu terbaik untuk bayi baru lahir mandi adalah pagi hari. Hal itu karena, Anda bisa langsung mengajak bayi berjemur di bawah matahari pagi yang hangat.
Meski begitu, mandi di sore hari juga tidak menjadi masalah, asalkan bayi tidak kedinginan sebelum dan setelah mandi. Aturan ini berlaku sejak bayi baru lahir sampai merangkak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional