Suara.com - Ada berbagai jenis penyakit menular yang bisa terjadi selama bencana banjir, salah satunya infeksi saluran pernapasan (ISPA). Penyebabnya berasal dari bakteri, virus dan berbagai mikroba lainnya.
Infeksi saluran pernapasan bagian atas termasuk sinus, trachea, laring dan faring. Infeksi semacam ini menyebar dengan mudah satu sama lain. Sama seperti penyakit kulit, faktor berkumpulnya orang dan penderita dalam satu ruangan atau pengungsian bisa menyebabkan ISPA.
Gejala infeksi saluran pernapasan seperti mengi, pilek, hidung tersumbat, batuk, gatal, sakit tenggorokan dan banyak lagi. Dalam kondisi ini, Anda bisa menjalani pengobatan untuk mengatasi infeksi yang menyebabkan peradangan pada saluran pernapasan.
Anda juga bisa mengatasi masalah infeksi saluran pernapasan dengan menggunakan pengobatan rumahan. Melansir dari NDTV, berikut ini 6 obat rumahan yang paling efektif mengatasi infeksi saluran pernapasan.
1. Menghirup uap dari air panas
Anda bisa merebus air dan menempatkannya di baskom. Lalu, dekatkan wajah ke baskom dan tutup kepala menggunakan kain atau handuk agar Anda bisa menghirup uapnya.
Anda hanya butuh satu liter air dan sepotong kapur barus lalu hirup uapnya selama 10 hingga 15 menit. Cara ini bisa membantu membersihkan saluran pernapasan yang tersumbatt dengan melelehkan selaput lendir.
Namun, cara rumahan untuk mengatasi ISPA ini tidak disarankan untuk anak-anak, wanita hamil dan orang dengan tekanan darah tinggi.
2. Berkumur dengan air garam
Baca Juga: Dokter Lalai, Pasien Kanker Pankreas Terbakar Saat Dioperasi
Kumur air garam hangat setiap pagi bermanfaat untuk melegakan saluran pernapasan. Obat ini efektif untuk mengencerkan lendir, mengatasi iritasi hidung dan tenggorokan.
3. Jahe
Jahe adalah salah satu rempah yang bisa digunakan untuk mengatasi masalah pernapasan. Hal itu karena jahe bersifat antivirus, antimikroba dan anti-inflamasi yang efektif melawan penyebab infeksi saluran pernapasan.
Anda dapat mengunyah beberapa iris jahe setiap hari dengan garam. Selain itu, Anda juga bisa minum teh jahe dengan merebus beberapa irisan jahe dalam air.
4. Madu
Madu juga bisa mengatasi infeksi saluran pernapasan yang menyerang anak-anak. Karena, madu memiliki sifat antibakteri yang bisa membantu membunuh bakteri penyebab infeksi saluran pernapasan pada anak.
Anda bisa memberikan madu pada anak-anak dengan banyak cara, seperti menambahkannya ke segelas susu atau mencampurkannya dengan lemon.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma
-
Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini
-
Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga
-
Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?