Suara.com - Hujan deras yang melanda sejak Selasa (31/12/2019) membuat sejumlah titik di DKI Jakarta terendam banjir dengan ketinggian mencapai selutut orang dewasa.
Kondisi ini pun membuat banyak perumahan warga tergenang air kotor. Sayangnya, bencana ini justru dijadikan 'wahana bermain' bagi anak-anak.
Seperti yang terjadi di kawasan Pesing, Jakarta Barat ini, di mana tiga anak tertangkap kamera sedang mandi menggunakan air banjir.
Video ini diunggah oleh seorang warganet di akun Twitter-nya, @anisatrhihh.
Hal ini tentu berbahaya. Sebab, ada peningkatan risiko infeksi penyakit yang ditularkan melalui kontak langsung dengan air yang tercemar.
Melansir laman Kementerian Kesehatan RI, masyarakat harus mewaspadai penyakit yang umumnya menular saat musim banjir, sebagai berikut:
1. Diare
Sumber air minum masyarakat, terutama yang bersumber dari air sumur dangkal, akan tercemar, terlebih di tempat pengungsian, di mana sumber air bersih sangat terbatas. Kondisi ini berpotensi menularkan diare secara cepat.
2. Leptospirosis
Baca Juga: Masalah Kejiwaan Juga Penyakit, 2020 Tak Perlu Malu Bicara Kesehatan Mental
Penyakit ini disebabkan oleh bakteri leptospira dan tergolong zoonosis karena ditularkan melalui hewan.
Di Indonesia hewan penular utamanya adalah tikus, yang membawa bakteri itu melalui kotoran dan air kencingnya. Seseorang yang memiliki luka terbuka kemudian terendam air yang terkontaminasi berpotensi terinfeksi bakteri leptospira.
3. Penyakit kulit
Penyakit ini dapat berupa infeksi, alergi, atau bentuk lainnya. Faktor berkumpulnya orang-orang, misalnya di tempat pengungsian, juga berperan dalam penularan infeksi kulit.
4. Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA)
Penyebab ISPA dapat berupa bakteri, virus, dan berbagai mikroba lainnya. Gejala utamanya berupa batuk dan demam yang kemungkinan disertai sesak napas, nyeri, dan lain-lain.
Sama seperti penyakit kulit, faktor berkumpulnya banyak orang di tempat pengungsian korban banjir juga berperan dalam penyebaran ISPA.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat
-
Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance
-
Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum
-
Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun