Suara.com - Dua orang tenaga medis kembali gugur saat berjuang menangani pasien dengan virus corona atau Covid-19. Kabar duka tersebut diunggah lewat akun Twitter resmi Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia.
"Turut berduka cita yang amat mendalam atas wafatnya, dr Bartholomeus Bayu Satrio Kukuh Wibowo, dan dr Exsenveny Lolapua.,M.KEs," demikian bunyi ucapan itu sambil menyertakan foto hitam putih dari keduanya.
Dokter Bartholomeus sendiri merupakan dokter yang juga anggota IDI Cabang Jakarta Barat. Sedangkan dr Exsenveny Lolapua, merupakan Pengurus IDI Wilayah Jawa Barat atau IDI Cabang Bandung.
Ketua Umum PB IDI, dr Daeng M.Faqih, membenarkan kabar bahwa keduanya meninggal berkaitan dengan penanganan Covid-19. Meski demikian Daeng tidak merinci secara detail apakah keduanya memiliki penyakit penyerta.
"Semoga hal-hal baik menjadi perjuangan beliau diterima Allah SWT dengan limpahan pahala yang Mulia. Untuk keluarga yang ditinggalkan semoga diberi kekuatan dan keikhlasan dalam cobaan ini, Amin YRA," demikian tutup unggahan tersebut.
Kabar meninggal keduanya menambah panjang daftar tenaga medis yang gugur saat menangani Covid-19. Sebelumnya, ada lebih dari 5 dokter yang dinyatakan meninggal akibat Covid-19 ini.
Diberitakan sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan duka mendalam atas gugurnya sejumlah dokter hingga tenaga medis yang menangani pasien positif virus corona atau Covid-19. Menurutnya, mereka yang gugur dalam bertugas telah berdedikasi untuk menangani virus mematikan ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status "Cucu Nabi" Demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!