Suara.com - Selama masa pandemi corona, semua orang disarankan tetap berada di rumah untuk mencegah penularan dan penyebaran yang lebih luas.
Metode isolasi mandiri ini tidak hanya bermanfaat untuk mencegah penularan virus corona Covid-19, tetapi juga kecantikan kulit kita. Karena, cara ini bisa memberikan kesempatan kulit untuk bernapas.
Dr. Asher Siddiqi, seorang ahli estetika medis di Transform ini mengatakan bahwa polusi udara pada tingkat tertentu bisa menimbulkan risiko serius bagi kesehatan kulit kita.
Penelitian baru yang masih berlangsung juga mengungkapkan bahwa polutan di udara bisa penampilan kulit kita lebih tua atau mempercepat penuaan.
Berikut ini dilansir oleh The Sun, saran Dr. Siddiqi untuk merawat kulit wajah selama masa isolasi mandiri di dalam rumah.
1. Sunscreen atau tabir surya
Selama masa isolasi mandiri, Anda memang akan lebih sering berada di dalam ruangan. Tetapi, Anda masih membutuhkan tabir surya atau sunscreen.
Karena, Anda masih bisa terkena paparan sinar matahari meskipun berada di dalam rumah, terlebih jika Anda duduk di dekat jendela. Paparan sinar UV yang menembus kaca ini bisa menyebabkan kulit keriput bila Anda tak memakai sunscreen.
2. Jangan terlalu sering cuci muka
Baca Juga: Pernah Lewati 2 Pandemi, Pria 101 Tahun Ini Sembuh dari Corona Covid-19
Jaga kebersihan wajah sangat penting meskipun Anda hanya di dalam rumah. Tapi, keseringan mencuci muka juga tidak baik karena bisa menghilangkan minyak alami di wajah.
Akibatnya, kulit wajah akan lebih kering, sensitif dan merah. Hal ini juga bisa menyebabkan kulit mengalami kompensasi berlebihan dalam produksi minyak, menyumbat pori-pori dan memicu timbulnya jerawat.
3. Rutin membersihkan telepon
Ponsel bisa menjadi barang atau tempat yang sangat kotor. Apalagi jika Anda sering membawa telepon atau gadget itu ke semua tempat, seperti toilet.
Bakteri yang berkembang biak di permukaan telepon itulah bisa berpindah ke wajah dan merangsang kelenjar minyak. Hal itulah yang menyebabkan kerusakan kulit.
4. Peeling
Perawatan peeling sangat penting untuk mengangkat sel-sel mati meskipun Anda hanya berada di dalam rumah. Tetapi, perawatan peeling berlebihan bisa menyebabkan kerusakan kulit dan memungkinkan bakteri masuk.
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Honda Vario 160 Teranyar Dikabarkan Meluncur Akhir Bulan Ini, Tampang Lebih Agresif
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?
-
Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya
-
Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak
-
Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya