2. Gula Berlebih
Mengurangi kelebihan gula bermanfaat bagi kesehatan tubuh termasuk soal kekebalan tubuh.
Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam The American Journal of Clinical Nutrition menemukan bahwa setelah puasa semalam, manusia yang diberi 100 gram gula mengalami pengurangan kemampuan sel kekebalan untuk menelan bakteri. Efek terbesar ditemukan antara satu dan dua jam kemudian namun penurunan kekebalan akan bertahan hingga lima jam.
The American Heart Association merekomendasikan untuk membatasi gula tambahan yang terkandung dalam makanan. Lembaga tersebut menyatatakn, bahwa konsumi gula sebaiknya tidak lebih dari enam sendok teh per hari untuk wanita dan sembilan untuk pria.
Satu sendok teh sama dengan empat gram gula tambahan, sehingga 24 dan 36 gram gula tambahan masing-masing untuk wanita dan pria setiap hari.
Jika saat stres Anda selalu ingin makanan bergula, maka cobalah pereda stres lain. "Anda bisa menjangkau orang-orang terkasih, berlatih meditasi, melakukan latihan dalam ruangan, atau bahkan bermain video game," tulis Chyntia.
3. Kafein Berlebih
Kopi dan teh bersifat melindungi kesehatan, karena tingginya tingkat antioksidan yang dikaitkan dengan anti-peradangan. Namun, terlalu banyak kafein dapat mengganggu tidur yang akan meningkatkan peradangan dan mengganggu kekebalan tubuh.
Oleh karena itu, pastikan minum kopi 6 jam sebelum jam tidur agar tidak mengganggu kekebalan tubuh.
Baca Juga: Peringati Hari Kesehatan Dunia, Telkom Pasang Lampu di Landmark Tower
4. Terlalu Banyak Alkohol
Mengonsumsi alkohol yang berlebihan, bahkan dalam jangka pendek dapat mengubah sistem kekebalan tubuh.
Melansir Health, dalam sebuah makalah yang diterbitkan melalui jurnal Alcohol Research, para peneliti mencatat bahwa ada hubungan yang telah lama diamati antara asupan alkohol yang berlebihan dan respon imun yang melemah.
Efeknya termasuk peningkatan kerentanan terhadap pneumonia dan kemungkinan yang lebih besar untuk mengembangkan sindrom stres pernapasan akut (ARDS).
5. Kurang Serat
Serat mendukung kesehatan pencernaan yang baik dan membantu mengubah susunan bakteri usus dengan cara yang meningkatkan kekebalan tubuh dan suasana hati.
Penelitian menunjukkan bahwa asupan serat makanan dan prebiotik yang lebih tinggi mendukung fungsi kekebalan tubuh yang lebih sehat, termasuk perlindungan terhadap virus. Serat yang memadai juga meningkatkan kualitas tidur.
Menurut Cynthia Sass, cara terbaik untuk meningkatkan asupan serat adalah dengan mengonsumsi lebih banyak makanan utuh, termasuk sayuran, buah, biji-bijian, kacang-kacangan, kacang polong, kacang buncis, dan biji-bijian.
"Tukar sereal manis dengan oatmeal yang ditambah buah dan kacang di atasnya, ganti daging tanpa serat dengan kacang atau lentil, tukar kudapan dalam kemasan, seperti kue dan keripik, dengan kombo buah dan kacang," tulis Cynthia Sass.
6. Kurang Sayur Hijau
Sayuran hijau dianggap mampu meningkatkan kekebalan tubuh. Tumbuhan ini memberikan nutrisi penting yang untuk membantu fungsi kekebalan tubuh, termasuk vitamin A dan C, plus folat.
Sayuran hijau juga menawarkan senyawa bioaktif yang melepaskan sinyal kimia dan mengoptimalkan imunitas dalam usus.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak
-
Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini
-
Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes
-
Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol
-
Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu
-
Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat
-
Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak
-
Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh
-
Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C
-
Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma