Melansir dari Insider, saat pandemi corona para ahli merokomendasikan untuk menonton tayangan komedi, film ceria, ringan, drama pertunjukkan, drama favorit, hingga tayangan bertema keluarga.
"Saat ini, sangat penting bagi orang untuk menjaga semangat" kata Sproul pada Insider.
"Karena kita dibanjiri dengan konten yang sangat serius, komedi dan pertunjukkan yang baik dapat memberikan humor yang kita butuhkan untuk memberi kita keseimbangan dalam kehidupan kita sehari-hari," tambahnya.
Menurut Sproul, penelitian telah menunjukkan bahwa humor bersifat katarsis dan dapat memberi ketenangan saat stres, ketakutan dan cemas.
"Secara pribadi, saya tidak ingin menonton film horor dalam waktu seperti ini, tetapi mungkin genre favorit orang lain berbeda," tambah Sproul.
Sementara itu, Synder juga mengarahkan ke tontonan ber-genre ringan seperti komedi dan petualangan keluarga.
"Gunakan penilaian Anda sendiri untuk memutuskan tontonan apa yang membuat Anda merasa paling baik. Ingatlah bahwa apa yang Anda tonton itu adalah makanan untuk otak Anda, memberi makan untuk kesehatan mental Anda," kaya Synder.
Dilansir dari Insider, banyak bidang penelitian yang menggap film sebagai bagian untuk terapi kesehatan mental, disebut Terapi Sinema.
"Banyak terapis meresepkan televisi atau film kepada klien untuk membantu mereka mendapatkan wawasan atau melihat bagaimana orang lain menghadapi masalah serupa dalam kehidupan," kata Sproul.
Baca Juga: Pentingnya Keterampilan Dasar Guru dalam Proses Pembelajaran
Jadi, dengan pilihan tontonan yang tepat, Anda mungkin benar-benar melakukan terapi kesehatan mental yang baik selama pandemi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!