Suara.com - Virus corona Covid-19 adalah penyakit yang menyerang pernapasan. Sampai sekarang pun masih belum ditemukan obat untuk mengatasi pasien corona Covid-19.
Karena itu, ahli kesehatan telah menyarankan beberapa cara untuk mencegah penularan virus corona Covid-19, seperti mencuci tangan, menjaga jarak sosial hingga selalu memakai masker saat berpergian.
Selain itu. semua orang juga perlu menjaga asupan nutrisi sehari-hari. Menurut WHO, makanan bernutrisi bisa meningkatkan kekebalan tubuh dan mencegah penyakit menular maupun tidak menular.
"Nutrisi yang tepat dan diet sehat sangatlah penting untuk menjaga kesehatan secara optimal, meningkatkan kekebalan tubuh dan mencegah penyakit menular maupun tidak menular," tulsi WHO Indonesia melalui Twitter.
Adapun makanan bernutrisi yang disarankan WHO untuk semua orang di tengah pandemi virus corona Covid-19 sekarang ini, antara lain:
- Konsumsi makanan yang beragam
- Makan banyak buah dan sayur
- Kurangi konsumsi garam dan gula
- Atur kandungan lemak dan minyak dalam makanan
Dilansir oleh hellosehat.com, daya tahan tubuh sangat penting dijaga supaya tubuh mampu menangkal semua jenis kuman yang akan masuk. Bila daya tahan tubuh seseorang menurun, makan kuman hingga virus penyebab penyakit sangat mudah menginfeksi tubuh.
Kenapa makanan bernutrisi penting untuk menjaga kekebalan tubuh?
Menurut The American Academy of Nutrition dan Dietetics menekankan bahwa konsumsi makanan bergizi sangat penting untuk menjaga sistem kekebalan tubuh berfungsi baik.
Sedangkan, makanan yang kaya lemak jenuh justru akan menurunkan atau mengganggu sistem kekebalan tubuh seseorang, ini termasuk keseringan konsumsi garam dan gula.
Baca Juga: Pasien Corona Dapat Memperlihatkan Tanda-Tanda Serangan Jantung Klasik
Karena itu, cobalah mengonsumsi buah dan sayuran akan vitamin C dan E yang bagus untuk menjaga serta meningkatkan sistem kekebalan tubuh seseorang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi
-
Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi
-
Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?
-
Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar
-
Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker
-
Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat
-
Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat
-
Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama
-
Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta
-
Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem