Suara.com - Korban Meninggal Covid-19 Tembus 350.000 Orang, Amerika Serikat Terbanyak
Meski sejumlah negara di beberapa bagian dunia mulai melonggarkan peraturan pembatasan wilayah, pandemi virus Corona Covid-19 jauh dari akhir.
Data terbaru dari Johns Hopkins University mencatat, korban meninggal terus bertambah. Terkini, sudah ada lebih dari 350.000 orang meninggal dunia karena penyakit yang bermula di Wuhan, China ini.
Dilansir Anadolu Agency, data menunjukkan bahwa jumlah kematian di seluruh dunia telah mencapai 350.456. Sementara itu 2,28 juta orang dinyatakan sembuh.
Sejauh ini, jumlah kasus yang dikonfirmasi di seluruh dunia mencapai 5,58 juta. Amerika Serikat menjadi negara dengan kematian dan total kasus terbnayk, dengan lebih dari 1,68 juta kasus dan 100.572 meninggal dunia.
Brasil, yang melaporkan jumlah kasus Covid-19 dan kematian terbanyak di Amerika Latin, juga memiliki jumlah kasus tertinggi kedua di dunia dengan 391.222, diikuti oleh Rusia dengan 362.342 dan Inggris dengan 266.599.
Sejak pertama kali muncul di Wuhan, China, pada Desember lalu, virus Corona telah menyebar ke setidaknya 188 negara dan wilayah.
Di Indonesia, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto menyebutkan jika ada penambahan sebanyak 235 pasien positif corona yang dinyatakan sembuhi.
Dengan demikian, per Selasa (26/5) kemarin, total pasien sembuh Corona mencapai 5.777 orang.
Baca Juga: Jelang New Normal, Kurva Penyebaran Covid-19 di Bantul Belum Menurun
Jumlah tersebut diambil berdasarkan data pasien positif yang sudah menembus angka 23.165 orang atau dengan kata lain mengalami kenaikan 415 kasus dibanding Senin (25/5/2020) kemarin.
"Sementara meninggal 27 orang sehingga total menjadi 1.418 orang," ujar Yurianto dalam konferensi pers.
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026