Suara.com - Saat ini Rusia sedang melakukan uji klinis obat avifavir untuk melawan virus corona Covid-19. Obat avifavir ini telah terbukti efektif sebagai pengobatan virus corona Covid-19.
"Avifavir adalah obat antivirus pertama di Rusia yang telah terbukti efektif melawan virus corona Covid-19 dalam uji klinis," kata ChemRar Group dikutip dari XINHUA Espanol.
Obat avifavir ini diproduksi oleh gabungan perusahaan Dana Investasi Langsung Rusia, Dana Kekayaan Rusia dan Grup ChemRar yang mencakup layanan penelitian, pengembangan dan perusahaan investasi di bidang apoteker inovatif.
Pada tahap akhir uji klinis obat avifavir ini melibatkan sebanyak 330 pasien. Kementerian Kesehatan Rusia juga sudah menyetujui obat avifavir sebagai pengobatan virus corona Covid-19 pada 21 Mei 2020.
Obat avifavir ini terbukti manjur untuk mengatasi virus corona Covid-19 sebesar 80 persen. Tingkat kemanjuran obat avifavir ini termasuk tinggi sebagai antivirus.
Setelah 4 hari pengobatan, sebanyak 65 persen dari 40 pasien virus corona Covid-19 yang diberikan obat avifavir berhasil menunjukkan hasil negatif. Bahkan pengobatan ini 2 kali lebih cepat daripada kelompok yang menjalani terapi standar.
Pada hari kesepuluh pengobatan, jumlah pasien yang dinyatakan negatif virus corona Covid-19 kembali meningkat hingga 90 persen.
Kementerian Kesehatan Rusia pun telah resmi mendaftarkan avifavir dan menjadikan obat berbasi favipiraavir pertama di dunia yang disetujui untuk mengobati virus corona Covid-19.
Adapun obat berbasis favipiravir ini dijual dengan merek dagang Avigan, yakni obat antivirus yang pernah digunakan untuk mengatasi influenza di Jepang pada 2014 silam.
Baca Juga: Waspadai Hipertensi Mematikan, Perhatikan Bercak Merah di Mata!
Rencananya tahap pertama obat antivirus untuk virus corona Covid-19 ini akan dikirimkan ke rumah sakit di Rusia pada 11 Juni 2020 mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI