Suara.com - Ada yang unik dari kehamilan kedua Chelsea Olivia. Ibunda Natusha Olivia Alinskie ini mengaku jadi suka makan petai sejak hamil kedua ini. Padahal sebelumnya, ia tidak menyukai makanan berbau khas itu.
Bicara soal petai, atau yang biasa disebut pete ini, amankah ibu hamil makan petai? Terlebih, petai selama ini dituding sebagai salah satu penyebab darah tinggi.
Mengutip laman Fit For The Soul, Selasa (2/6/2020), ternyata petai memiliki manfaat yang luar biasa untuk ibu hamil. Tumbuhan berjenis biji-bijian dengan nama latin Parkia speciosa ini banyak ditemukan di daerah kepulauan bagian barat.
Petai konon lebih nikmat dikonsumsi langsung saat masih muda, baik dalam keadaan segar atau bisa juga direbus.
Petai juga ternyata kaya antioksidan, mencegah hipertensi atau darah tinggi, anemia, konstipasi, maag, penyakit hati, ginjal, bahkan bisa mengurangi depresi.
Dalam petai terkadung senyawa dan nutrisi yang beragam. Termasuk di dalamnya gula alami, zat besi, kalium, fosfor, vitamin A, vitamin B6, dan vitamin C.
Kandungan gula alami pada petai juga bagus untuk Anda yang sedang mengontrol diabetes, yaitu sukrosa, fruktosa, dan glukosa yang juga dikombinasaikan dengan serat.
Bagaimana, tertarik mengonsumsi petai seperti Chelsea Olivia?
Baca Juga: Moge Harley-Davidson Salahi Kodrat, Dipakai Buat Angkut Sayuran Petai
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya