Suara.com - Penanganan virus Corona di Thailand terlihat memberikan kabar baik, setelah otoritas setempat melaporkan tidak adanya penularan alias transmisi lokal dalam waktu 15 hari terakhir.
Dilansir Anadolu Agency, juru bicara Pusat Administrasi Situasi Covid-19 (CCSA) Pemerintah Thailand, Taweesilp Visanuyothin, mengatakan ada dua kasus baru pada Selasa (8/6/2020) dan keduanya berasal dari warga yang baru kembali dari luar negeri.
Asisten juru bicara Pusat Administrasi Situasi Covid-19 (CCSA) Pemerintah Thailand Panprapa Yongtrakul menguraikan satu kasus di antaranya terjadi pada mahasiswa berusia 22 tahun yang baru kembali dari Arab Saudi pada 25 Mei lalu dan kini dirawat di Rumah Sakit Yarang, Pattani.
Sedang satu lainnya terjadi pada perempuan berusia 31 tahun yang baru kembali dari Belanda dan kini dikarantina di sebuah hotel di Bangkok.
Dengan penambahan dua kasus itu, artinya jumlah total infeksi di Thailand kini menjadi 3.121.
Taweesilp mengatakan suatu negara akan dianggap berisiko rendah setelah bebas dari infeksi lokal selama dua kali masa inkubasi.
Dengan periode inkubasi Covid-19 adalah 14 hari, imbuh Taweesilp, artinya Thailand harus bebas dari infeksi lokal selama 28 hari sebelum didefinisikan sebagai negara berisiko rendah.
Selama dua pekan terakhir, kelompok baru yang terinfeksi adalah pelajar, pekerja, tukang pijat dan buruh pabrik yang baru kembali dari luar negeri.
Sementara korban meninggal karena Covid-19 di Thailand sejak Januari lalu tetap di angka 58.
Baca Juga: Kabar Baik! Turis Asing Boleh Kunjungi Thailand Mulai Bulan Depan
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh
-
Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya
-
Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien