Suara.com - Sendawa hingga bermain video game seringkali disebut kebiasaan buruk. Faktanya, kebiasaan buruk seperti itu justru bisa memberikan manfaat kesehatan tubuh, otak dan psikis.
Beberapa kebiasaan buruk tertentu memiliki efek positif pada suasana hati, otak dan kesehatan. Karena itu, ada baiknya mengubah sudut pandang Anda terhadap kebiasaan tertentu yang dianggap buruk.
Berikut ini dilansir oleh Bright Side, ada 5 hal yang dianggap sebagai kebiasaan buruk tetapi memberikan manfaat kesehatan.
1. Bermain video game
Main video game seringkali dipandang buruk. Tetapi, sebuah penelitian membuktikan main video game bisa meningkatkan kemampuan otak dan belajar anak dengan cepat.
2. Bergosip
Meskipun bergosip dianggap sebagai kebiasaan buruk dan jahat, tetapi kebiasaan ini juga memberikan pengaruh positif.
Penelitian psikologis menunjukkan bahwa bergosip membantu meningkatkan ikatan kita dengan orang lain dan memperkuat pertemanan. Selain itu, bergosip juga mengurangi stres dan kecemasan.
3. Bersendawa
Baca Juga: Terbaru, Bibir Kering dan Pecah-pecah Bisa Jadi Gejala Infeksi Covid-19
Sendawa mungkin terdengar sebagai kebiasaan buruk dan menjijikan. Tapi, sendawa adalah hal normal yang terjadi karena proses pencernaan. Meski dipandang buruk, tapi sendawa membantu untuk menghilangkan gas yang terkumpul di dalam perut.
4. Tidur pakai sarung tangan
Tidur malam menggunakan sarung tangan, kaus kaki dan bantalan pemanas bisa membantu menurunkan suhu tubuh. Supaya Anda tidur lebih nyenyak sepanjang malam.
5. Makan permen karet
Mengunyah permen karet memberikan efek positif pada tubuh kita, seperti meningkatkan daya ingat, perhatian, kewaspadaan dan pengambilan keputusan.
Sebuah studi menunjukkan orang yang mengunyah permen karet selama tes melakukan 24 persen lebih baik pada tes memori jangka pendek dan 36 persen lebih baik pada tes memori jangka panjang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik
-
Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien
-
Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards
-
Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi
-
Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan
-
Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit
-
Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini