Suara.com - Update Covid-19 Global 17 Juni: Selandia Baru Temukan 2 Kasus Baru
Seluruh dunia merasakan imbas dari pandemi Covid-19. Hingga kini, jumlah kasus positif infeksi virus corona belum juga menurun.
Dilansir laman worldometers.info, data real time pukul 08.51 WIB pada Rabu (17/6/2020) menunjukkan total kasus Covid-19 di seluruh dunia tercatat pada angka 8.256.725 kasus.
Sementara itu, ada sejumlah 4.752.384 kasus yang dinyatakan usai. Sebanyak 91 persen atau 4.306.426 di antaranya dilaporkan mengalami kesembuhan.
Sedangkan 9 persen atau 445.958 di antaranya dilaporkan meninggal dunia akibat virus corona.
Selandia Baru melaporkan dua kasus virus corona baru, pada Selasa (16/6/2020), dan mengatakan keduanya berhubungan dengan perjalanan baru-baru ini dari Inggris Raya.
Kedua kasus menjadi yang pertama bagi Selandia Baru, setelah tak ada lagi kasus Covid-19 selama 24 hari berturut-turut.
Selandia Baru telah menghentikan semua pembatasan sosial dan ekonomi pekan lalu, kecuali untuk kontrol di perbatasan, setelah mengumumkan tidak ada lagi kasus Covid-19. Negara tersebut menjadi salah satu negara pertama di dunia yang kembali ke kehidupan normal seperti prapandemi.
Jumlah pasien Covid-19 di Indonesia tembus angka 40.400 orang pada Selasa (16/6/2020) pukul 12.00 WIB. Selama 24 jam ada penambahan kasus postif sebanyak 1.106 orang.
Baca Juga: World Health Organization Tegaskan Vaksin Covid-19 Sebagai Barang Publik
"Jumlah ini memberikan hasil untuk hari ini kasus positif sebanyak 1.106 orang, sehingga akumulasinya menjadi 40.400 orang," kata Juru Bicara Pemerintah Khusus Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto dari Kantor BNPB, Jakarta, Selasa (16/6/2020).
Dari jumlah itu, Yuri menyebut ada tambahan 33 orang meninggal sehingga total menjadi 2.231 jiwa meninggal dunia.
Kemudian, ada tambahan 580 orang yang sembuh sehingga total menjadi 15.703 orang lainnya dinyatakan sembuh.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?