Suara.com - Virus corona Covid-19 telah menginfeksi lebih dari 8 juta orang di seluruh dunia dan banyak di antaranya mengalami gejala yang ditemukan pada kulit.
"Laporan berita terus menyoroti beberapa gejala virus corona Covid-19 yang terkait dengan kulit," kata peneliti College of Podiatry dikutip dari Expres.
Karena virus corona Covid-19 tergolong baru, maka para profesional kesehatan masih belajar lebih banyak tentang efek dari penyakit ini. Tetapi, laporan lebih lanjut dari ahli kulit dan jurnal memperhatikan bahwa kulit bisa dipengaruhi oleh berbagai jenis ruam di seluruh tubuh dan anggota badan lain.
"Kondisi ini termasuk bintik-bintik seperti cacar air, area yang merah, gatal dan utikaria," jelasnya.
Mereka juga menejlaskan bahwa banyak infeksi virus yang bisa menyebabkan perubahan kulit. Sementara itu, ada beberapa bukti hubungan antara lesi kulit akral tertentu dengan Covid-19.
"Kami masih belum memiliki bukti konklusif bahwa semua yang diamati saat ini terkait dengan infeksi virus corona Covid-19," jelasnya.
Meski begitu, ada tiga tanda pada kulit yang diduga bentuk gejala infeksi Covid-19, antara lain:
1. Jari dingin
British Association of Dermatologists (BAD) mengatakan lesi kulit ini memengaruhi tangan kaki yang menyerupai chilblains.
Baca Juga: Di Amazon, Warga Pilih Konsumsi Teh Daun Jambu Untuk Atasi Gejala Covid-19
"Chilblains kecil, bengkak dan gatal di kulit yang biasanya terlihat seperti bintik merah atau ungu kecil disebabkan oleh pendarahan di bawah kulit," katanya.
Kondisi itu biasanya terlihat asimetris dan berhubungan dengan pasien yang lebih muda. Di sisi lain, kondisi itu menyebabkan rasa sakit atau gatal pada 19 persen pasien virus corona Covid-19.
2. Lesi urtikaria
Lesi urtikaria ini terdiri dari area kulit berwarna merah muda atau putih yang menyerupai ruam jelatang, biasanya dikenal sebagai wheals dan gatal.
"Lesi ini sebagai besar terjadi pada batang tubuh lalu menyebar ke seluruh tubuh. Beberapa kasus juga terjadi di telapak tangan," jelas BAD.
3. Erupsi vesikular
Erupsi vesikular adalah pecahnya lepuh kecil, beberapa di antaranya muncul di batang tubuh. Kondisi ini juga bisa memengaruhi anggota badan, biasanya berisi darah dan menjadi lebih besar serta menyebar.
"Gejala ini dikaitkan dengan pasien paruh baya dan muncul lebih sering sebelum gejala virus corona lain. Kondisi ini juga dikaitkan dengan gejala tingkat keparahan menengah.
Namun, gatal adalah satu hal yang paling umum dan sering dirasakan oleh 9 persen pasien Covid-19.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
Pilihan
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
Terkini
-
Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian