Suara.com - Selamat Hari Ayah Sedunia! Setiap hari Minggu ketiga di Juni, semua orang di seluruh dunia merayakan Father's Day ini. Hari khusus yang ditujukan untuk mengepresiasi sosok ayah yang telah membesarkan dan mendidik buah hatinya dengan cinta.
Sosok ayah memiliki peranan penting dalam membentuk segala aspek dari anak-anak mereka.
Berdasarkan penelitian, anak-anak yang dekat dengan ayahnya memiliki kemungkinan kecil untuk melakukan hubungan seks di usia muda dan lebih menghindari perilaku berisiko tinggi saat sudah besar.
Mereka juga berkemungkinan besar sehat dan memiliki hubungan yang stabil dengan pasangannya.
Tak hanya itu, mereka juga cenderung mendapat nilai tes IQ lebih tinggi pada usia tiga tahun dan menanggung sedikit masalah psikologi sepanjang hidupnya.
"Ketika ayah terlibat aktif dengan anak-anak mereka, anak-anak berbuat lebih baik. Penelitian menunjukkan bahwa ayah penting untuk perkembangan anak," jelas Paul Amato, sosiolog yang mempelajari hubungan orangtua-anak di Pennsylvania State University, dikutip dari Fatherly.
Di sisi lain, keterlibatan seorang ayah juga sangat penting. Hubungan sehat antara ayah dan anaknya, terutama anak perempuan, dapat membantu mengembangkan kepercayaan diri dan menciptakan citra diri yang positif.
Untuk melakukan ini, seorang ayah harus secara verbal mendorong, hadir dalam kehidupan, menghargai perasaan, mendengarkan pemikiran, dan secara aktif tertarik pada hobi anak-anaknya.
Tidak semua orang akan menduga bahwa ada kolerasi antara kehadiran dan kurangnya tindakan pendekatan sang ayah kepada anak-anaknya. Namun, nyatanya memang ada.
Baca Juga: Kumpulan Ucapan Warganet di Ulang Tahun ke-59 Presiden Jokowi
"Efek Ayah (The Father Effect) adalah istilah untuk menunjukkan manfaat kehadiran ayah. Efek ini memiliki banyak manfaat ketika ayah aktif berpartisipasi dalam kehidupan keluarga," kata Amato.
"Perlu ada jumlah minimal waktu yang dihabiskan bersama, tetapi kualitas waktu lebih penting daripada kuantitas waktu. Hanya menonton televisi bersama, misalnya, tidak akan banyak membantu," sambung Amato.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi