3. Lanjutkan Dengan Pemeriksaan
Jika jawaban dari pertanyaan-pertanyaan di atas adalah tidak, lanjutkah dengan beberapa pemeriksaan kesehatan. Salah satunya adalah suhu tubuh.
Jika pemeriksaan suhu tubuh saat itu lebih dari 37 derajat celcius, tentunya kita haruss waspada, mungkin yang bersangkutan memiliki gangguan kesehatan.
"Bilamana kedua hal tadi dijawab dengan tidak, suhu tubuh normal, apakah itu langsung aman? Saya jawab tidak, karena banyak orang tanpa gejala yang ternyata juga positif Covid-19," ungkapnya lagi.
4. Jalani Rapid dan Swab Test
Agar lebih aman, sebaiknya lakukan rapid dan swab test sebanyak dua kali dengan jeda waktu dua minggu. Jika tes pertama hasilnya negatif, lakukan tes kembali dua minggu setelah pemeriksaan pertama.
5. Sarankan Calon Pekerja untuk Karantina Mandiri
Selama yang bersangkutan menunggu pemeriksaan, sebaiknya lakukan karantina mandiri, artinya terpisah dari keluarga kita.
"Di tempatkan di satu tempat tersendiri agar yang bersangkutan tidak memginfeksi keluarga kita, selama dia menunggu hasil tes berikutnya. Kedua, agar yang bersangkutan tidak terinfeksi dari orang lain," tambah dr. Michael.
Apabila hasil rapid maupun swab test kedua hasilnya negatif, barulah kita yakin jika mereka sehat dan siap untuk kita pekerjakan.
Baca Juga: WHO Dorong Produksi Deksametason, Prioritas untuk Pasien Covid-19 Parah
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia