Suara.com - Sebuah penelitian baru telah menemukan bahwa perut buncit atau kelebihan lemak di area perut mungkin lebih buruk bagi kesehatan perempuan daripada pria. Hal tersebut terkait dengan peningkatan risiko serangan jantung dan diabetes.
Dilansir dari Harvard Health, sebuah penelitian dalam Journal of American Heart Association, melibatkan sekitar 500.000 orang (55 persen di antaranya perempuan), berusia 40 hingga 69 tahun di Inggris.
Para peneliti melakukan pengukuran tubuh dari para peserta dan kemudian melacak siapa yang mengalami serangan jantung selama tujuh tahun ke depan.
Selama periode itu, perempuan dengan lemak lebih banyak di area perut yang diukur dengan lingkar pinggang, rasio pinggang ke pinggul, atau rasio pinggang ke atas memiliki risiko serangan jantung 10 persen hingga 20 persen.
Selain masalah jantung, sebuah studi yang dipublikasikan dalam Nature Medicine juga menyelidiki hubungan antara lemak perut dan peningkatan risiko diabetes dan serangan jantung pada lebih dari 325.000 orang.
Melansir dari The Sun, para peneliti dari Universitas Uppsala di Swedia menggunakan data genetik untuk memperkirakan jumlah lemak yang tersimpan di sekitar organ perut dan di sekitar usus yang dikenal sebagai lemak visceral pada para partisipan.
Mereka menemukan bahwa lemak perut merupakan faktor risiko utama untuk mengembangkan diabetes dan penyakit kardiovaskular, terutama pada perempuan.
"Kami terkejut bahwa lemak visceral lebih kuat terkait dengan risiko penyakit pada perempuan dibandingkan dengan pria," kata Dr. Asa Johansson, profesor epidemiologi molekuler di Universitas Uppsala yang juga salah satu penulis penelitian tersebut.
"Menambahkan satu kilogram ekstra lemak visceral dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2 tujuh kali lipat pada perempuan, sementara jumlah akumulasi lemak yang sama hanya meningkatkan risiko dua kali lipat pada pria," imbuhnya.
Baca Juga: Hits: Badan Kurus Tapi Perut Buncit, Pakai Masker Saat Berhubungan Seks
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh
-
Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek
-
Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini
-
Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak
-
Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya
-
Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga
-
Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental
-
Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026
-
Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus