Suara.com - Mencuci tangan merupakan cara paling efektif dalam membunuh dan melawan virus corona Covid-19. Karena itu, ahli kesehatan selalu menyarankan untuk mencuci tangan pakai sabun dan air secara rutin.
Tapi, menggosok kulit terlalu sering juga bisa membuat kulit kering dan pecah-pecah. Hal ini juga bisa terjadi akibat keseringan memakai hand sanitizer berbahan dasar alkohol.
Prof Hywel Williams, konsultan dermatologis di Nottingham University Hospitals NHS Trust, mengatakan sangat penting untuk menjaga kulit tetap lembab.
Prof Hywel Williams menejlaskan bahwa keseringan mencuci tangan bisa membuat kulit kering dan pecah hingga mengakibatkan eksim.
"Amda harus terus mengikuti saran ahli kesehatan untuk mencuci tangan selama 20 detik menggunakan sabun dan air guna membunuh virus," jelas Hywel dikutip dari Mirror.
Tapi, Anda perlu mengoleskan banyak emolien atau pelembab sebanyak mungkin untuk menjaga kelembapan kulit.
Berikut ini beberapa pelembap yang bisa digunakan untuk menjaga kelembapan kulit tangan.
1. Aveeno Dermexa Emmolient Cream
Pelembap hari ini diformulasikan menggunakan oat, yang dikenal karena sifatnya menenangkan kulit. Pelembap ini membuat kulit terasa halus dan terhidrasi dalam waktu cepat.
Baca Juga: Lawan Corona, Peneliti AS Kembangkan Masker Pintar untuk Tenaga Medis
2. CeraVe Healing Ointment
Pelembap ini bisa digunakan pada tangan, wajah dan seluruh bagian tubuh yang kering dan teriritasi. Krim ini memiliki hasil akhirnya yang halus dan ringan, karrena dikembangkan oleh dokter kulit.
3. Epaderm
Epaderm adalah pelembap yang bagus untuk seluruh kondisi kulit. Pelembap ini juga bisa digunakan pada kulit yang rusak, sehingga akan memberikan perlindungan sebelum, selama dan setelah flare-up.
4. Cetraben Natural Oatmeal Cream
Bahan aktif cetraben dalam krim ini juga bersifat melembapkan dan menenangkan kulit secara alami. Krim ini juga membuat kulit tetap terhidrasi selama 24 jam dan cocok digunakan pada bayi sejak lahir.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem