Suara.com - Gejala kanker kulit tidak selalu berupa bintik hitam seperti tahi lalat di tubuh. Terkadang, tanda-tanda peringatan kanker kulit bisa ditemukan di area tubuh lain, termasuk bibir dan kuku.
Bibir kering atau kuku berwarna gelap bisa menjadi tanda peringatan dini kanker kulit. Yayasan Kanker Kulit pun membenarkan bibir kering dan pecah-pecah bisa menjadi salah satu gejalanya.
Tapi, orang biasanya mengira bibir kering dan pecah-pecah sebagai tanda peringatan actinic cheilitis, bukan kanker kulit.
"Kondisi prakanker ini biasanya muncul di bibir bawah sebagai bercak bersisik. Jika tidak diobati, ia bisa berevolusi menjadi karsinoma sel skuamosa (SCC)," jelas Yayasan Kanker Kulit dikutip dari Express.
Actinic cheilitis adalah kondisi degeneratif jaringan bibir setelah bertahun-tahun terpapar sinar ultraviolet, seperti sinar matahari.
American Academy of Oral Medicine menjelaskan actinic cheilitis adalah kondisi premalignanat atau pra ganas yang lebih umum pada orang dewasa dan risikonya meningkat seiring bertambahnya usia.
"Pria lebih sering mengalami kondisi ini daripada wanita. Orang-orang yang bekerja di luar ruangan dan tidak menggunakan pelindung matahari juga berisiko," kata American Academy of Oral Medicine.
Sementara itu, kuku gelap atau garis gelap di kuku seperti memar juga bisa menjadi tanda melanoma. Skin Cancer Foundation menambahkan kondisi itu disebut melanoma subungual, yang sangat jarang dan terhitung sekitar 3,5 persen dari semua kasus melanoma.
"Kondisi ini dimulai dari garis coklat atau hitam di bawah kuku atau kuku, tetapi sering kali ukurannya bertambah. Kondisi ini juga bisa menyebabkan kuku terpisah atau lepas dan menyebabkan kuku terlihat lebih gelap," jelasnya.
Baca Juga: WHO: Butuh Waktu Lebih Lama Hingga Vaksin Virus Corona Tersedia, Kenapa?
Lembaga itu menjelaskan garis-garis gelap di bawah kuku yang disebabkan oleh melanoma cenderung lebih tebal daripada garis yang terbentuk akibat cedera atau lainnya.
Jika Anda memiliki tanda-tanda ini pada kuku, tapi bukan karena cedera saat menutup pintu atau lainnya, maka Anda perlu berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui penyebabnya.
Apa itu melanoma subungual?
Melanoma subungual adalah jenis melanoma yang menyerang kuku seseorang. Jenis melanoma ini tidak tumbuh di kulit sekitarnya, tetapi lebih dimulai pada matriks kuku.
Terkadang melanoma terlihat seperti kondisi lain yang memengaruhi kuku, seperti memar. Namun, masalah kesehatan ini bisa menyebabkan komplikasi serius.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak
-
Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini
-
Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes
-
Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol
-
Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu
-
Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat
-
Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak
-
Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh
-
Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C
-
Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma