Suara.com - Pamerintah India dan Israel sedang bekerja sama dalam mengembangkan sebuah alat tes Covid-19 tercepat. Jika berhasil, alat tes ini akan memberikan hasil uji tes Covid-19 yang hanya memakan waktu 30 detik.
"Dalam beberapa minggu mendatang, Kementerian Luar Negeri Israel , Kementerian Pertahanan dan Kementerian Kesehatan akan memimpin kerja sama anti-COVID 19 yang belum pernah terjadi sebelumnya di antara India dan Israel," tulis otoritas kesehatan Israel di akun Twitter resminya.
Melansir dari Times of India, alat tes ini akan menggunakan kerja kecerdasan buatas (AI) serta mesin pembelajaran dan prototype. Alat ini akan melakukan tes dengan Breathalyzer untuk mengenali pola dan melakukan tes kimia yang dapat menentukan apakah seseorang positif Covid-19 atau tidak.
Alat uji virus corona ini dikembangkan oleh NanoScent, perusahaan biotek dari Israel bersama ilmuwan dari Organisasi Penelitian dan Pengembangan Pertahanan India (DRDO).
Menurut perusahaan tersebut, pengujian pada alat tes ini terbukti 85 persen akurat dengan biaya yang lebih rendah dari uji lab. Jika terbukti berhasil dan aman, alat pengujian ini akan dipasarkan ke seluruh dunia.
Selain alat uji, India dan Israel juga akan bekerja sama dalam berbagai pengembangan di terapi terhadap pasien Covid-19 dan vaksin. Sejauh ini Israel telah mengonfirmasi 57.000 kasus Covid-19, sementara di India sudah mencapai 1,14 juta kasus yang terkonfirmasi.
Sebelumnya India juga telah meluncurkan alat tes Covid-19 bernama Corosure yang dikembangkan oleh Institut Teknologi India di Delhi. Alat ini menjadi kit pengujian termurah di dunia yang memanfaatkan teknologi RT-PCR.
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026