Suara.com - Serangan jantung termasuk kondisi darurat medis yang bisa mengakibatkan kematian. Kondisi ini disebabkan oleh kurangnya pasokan darah yang mencapai jantung.
Serangan jantung juga bisa menjadi gejala penyakit jantung koroner akibat timbunan lemak menumpuk di arteri. Salah satu gejala serangan jantung yang aneh adalah masalah kulit.
Beberapa pasien penyakit jantung mungkin memiliki garis-garis pada kulitnya. Garis-garis ini biasanya berwarna biru atau ungu yang bisa membentuk pola pada permukaan kulit.
Beberapa orang mengembangkan pola ini ketika merasa sangat kedinginan atau mengonsumsi obat tertentu.
"Tanda peringatan serangan jantung bisa muncul pada kuku dan kulit. Karena itu, dokter kulit mestinya bisa mendeteksi penyakit jantung pada pasiennya," menurut American Academy of Dermatology dikutip dari Express.
Orang yang menderita penyakit jantung bisa memiliki garis-garis berwarna biru atau ungu pada kulit itu akibat arteri yang tersumbat.
Tapi, pola seperti itu pada kulit belum tentu pertanda serangan jantung. Seseorang yang menderita sindrom embolisasi kolesterol akibat arteri kecil tersumbat juga bisa memilikinya.
"Penyumbatan bisa menyebabkan kerusakan jaringan dan organ. Jadi, Anda perlu menemui dokter untuk mendiagnosis penyakit yang sebenarnya," jelasnya.
Selain garis-garis di kulit, Anda bisa berisiko terkena serangan jantung bila mengalami gejala umum lainnya, seperti nyeri dada, benjolan di kulit dan detak jantung tak beraturan.
Baca Juga: Tidur Siang selama Sejam atau Lebih Bisa Berbahaya bagi Kesehatan Jantung
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien
-
Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik
-
Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda
-
Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini
-
Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif
-
Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan
-
Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak