Suara.com - Jarak tempuh saat olahraga kardio sering kali menjadi target yang ingin dicapai. Bahkan tak sedikit orang yang mungkin selalu memiliki target mingguan atau bulanan untuk jarak olahraga yang dilakukan.
Tetapi bagi Anda para pemula, sebaiknya memulai olahraga tanpa dipusingkan dengan jarak tempuh. Dokter spesialis olahraga dr. Andhika Raspati, SpKO menyarankan agar Anda lebih memperhatikan durasi olahraga daripada jarak tempuh.
"Kalau bicara endurance, memang harus melihat berapa kilometer dalam waktu sekian lama. Tapi kalau untuk kesehatan, kita berpatokan pada durasi. Apalagi buat yang baru mulai jogging, jalan cepat. Targetin durasinya," kata Andhika dikutip dari siaran IGTV-nya di akun @dhika.dr, Jumat (28/8/2020).
Ia mencontohkan, jika baru akan memulai olahraga seperti lari, bersepeda, atau berenang, beri target durasi selama 15 sampai 20 menit. Kemudian lihat berapa jarak yang mampu ditempuh dalam waktu tersebut.
"Coba saja dulu dengan 15 atau 20 menit dapat berapa kilo. Kalau misalnya memang cuma dua kilo, ya sudah dua kilo saja," ujarnya.
Ia menjelaskan, seiring waktu, jika konsisten berolahraga, maka kebugaraan tubuh akan meningkat dan jarak tempuh juga bisa otomatis bertambah.
"Harusnya dengan waktu yang sama itu bisa progres kilometernya. Tapi itu nanti kalau sudah terbiasa. Sekarang mainnya di waktu saja, nggak usah mikirin kilometer," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS