Suara.com - Kebahagiaan tengah menyelimuti pasangan Ussy Sulistiawaty dan Andhika Pratama. Pada Selasa (1/9/2020), mereka dikaruniai seorang putra bernama Sakalingga Ibra Pratama.
Andhika menceritakan bahwa prosedur persalinan yang dijalani sang istri adalah operasi caesar.
"Tindakan yang diambil adalah caesar karena pertimbangan satu dan lain hal," kata Andhika Pratama.
Ia melanjutkan bahwa sebenarnya Ussy bisa saja melahirkan secara normal. Namun, sang istri selalu bergantung pada suntik ILA setiap melahirkan per vaginam.
"Kalau mau lahir normal nggak boleh suntik ILA, suntik ILA itu untuk mengurangi rasa sakit ketika proses persalinan. Nah Ussy waktu dulu normal, selalu butuh bantuan ILA," sambung sang suami.
Tetapi sang dokter mengatakan untuk persalinan kali ini, Ussy sudah tidak dapat menggunakan suntik itu lagi.
ILA atau Intrathecal Labour Analgesia merupakan salah satu metode induksi persalinan dengan cara menyuntikkan obat bius ke ibu hamil saat akan melahirkan pada pembukaan empat atau lebih, tulis Hello Sehat.
Obat bius ini disuntikkan melalui tulang belakang bagian bawah, jadi sang ibu akan menjadi mati rasa pada bagian pinggang hingga kaki.
ILA umumnya diberikan dalam dosis yang lebih sedikit dibanding epidural. Inilah yang membuat kondisi sang ibu aman saat melahirkan.
Baca Juga: Operasi Caesar untuk Wanita Usia di Atas 35 Tahun Berisiko Alami 5 Hal Ini!
Efek samping dari metode ini jarang terjadi, mengingat dosis yang diberikan sedikit.
Namun, ada kemungkinan efek samping ringan yang akan dirasakan sang ibu, seperti gatal, mual, sakit kepala, gangguan pernapasan, dan tekanan darah menurun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh