Suara.com - Hari Kesehatan Seksual Sedunia atau World Sexual Health Day diperingati setiap 4 September setiap tahunnya.
Ketika kita berpikir mengenai kesehatan seksual, kita mungkin hanya akan fokus pada pencegahan, baik dalam mencegah penyakit ataupun kehamilan yang tidak direncanakan. Padahal, lebih dari itu, kesehatan seksual merupakan bagian terpenting dari kesejahteraan manusia.
Selain berhubungan dengan atribut fisik, kesehatan seksual juga menyentuh aspek lain mulai dari emosional, mental dan sosial.
Dalam rangka Hari Kesehatan Seksual Sedunia, yuk kita mengetahui lebih dalam mengenai apa yang dimaksud dengan sehat secara seksual dan mengenal apa saja karakteristiknya, seperti yang dilansir Suara.com dari Medium berikut ini.
1. Komunikasi
Berinteraksi dengan semua jenis kelamin dengan cara yang pantas dan hormat.
Mendengarkan, mengkomunikasikan, menegosiasikan dan menghormati batasan seksual diri sendiri maupun orang lain.
Dengan normal mengkomunikasikan keinginan kita untuk mau atau tidak melakukan hubungan seks.
Ajukan pertanyaan pada orang dewasa lainnya tentang masalah seksual yang mereka hadapi, bila perlu.
Baca Juga: Zodiak Kesehatan 4 September 2020: Scorpio, Atasi Kaki Lelah Pakai Lavender
Terima penolakan seks tanpa rasa permusuhan atau perasaan terhina.
2. Hubungan
Kembangkan dan pertahankan persahabatan tanpa ada maksud atau tujuan seksual.
Ciptakan hubungan yang dapat dipercaya, aman dan saling memberi.
Berhubungan intim secara seksual tanpa terlibat fisik (misalnya, berbicara tentang perasaan seksual, mengungkapkan ketertarikan secara verbal, melakukan hal-hal yang membangkitkan hasrat pada pasangan).
Ekspresikan batasan seksual masing-masing.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?