Suara.com - Sebuah studi menunjukkan bahwa anak-anak yang tumbuh di daerah minim tumbuhan atau lingkungan hijau berisiko memiliki IQ yang lebih rendah. Studi ini telah diterbitkan dalam PLOS Medicine.
Melansir dari Medical Xpress, penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa anak-anak yang tumbuh di daerah dengan sedikit tanaman hijau lebih banyak mengalami masalah kognitif. Sementara dalam studi ini, para peneliti menemukan bahwa tumbuh dengan lingkungan minim tanaman hijau akan memengaruhi kecerdasan anak.
Penelitian ini mengakses data IQ dari sebuah pencatatan dari studi tentang kelahiran kembar di Flanders Timur, Belgia. Para peneliti melakukan analisis data pada lebih dari 600 anak berusia 10 hingga 15 tahun. Mereka juga meneliti citra satelit untuk melihat kondisi wilayah anak-anak tinggal.
Ketika membandingkan anak-anak berdasarkan kedekatan mereka dengan area hijau, para peneliti menemukan bahwa anak-anak yang tinggal di area dengan sedikit tanaman hijau memiliki skor IQ sebanyak 3 persen lebih rendah.
Mereka mencatat bahwa perbedaan skor IQ tidak terkait pada tingkat ekonomi. Sebab anak-anak di lingkungan menengah ke atas juga bisa mengalami penurunan IQ yang sama besarnya dengan anak-anak di daerah miskin.
Para peneliti juga menyatakan bahwa anak-anak dengan IQ rendah akan lebih terpengaruh oleh lingkungan yang kurang hijau.
Dalam penelitian ini para peneliti tidak menemukan bukti untuk menjelaskan mengapa lingkungan hijau dapat memengaruhi tingkat kecerdasan anak. Namun, mereka berasumsi bahwa ada kemungkinan pengaruh antara lingkungan hijau dengan tingkat stres dan aktivitas sosial.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS